Saatini AMP
Sport

747 Atlet dari 27 Provinsi Adu Skill! PB PERGATSI Bidik Prestasi Gateball Mendunia

Sebanyak 747 atlet dari 27 provinsi berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026 di Jakarta, yang menjadi ajang penting untuk evaluasi pembinaan dan pencarian talenta potensial. Melalui kompetisi ini, PB PERGATSI menargetkan persiapan atlet menuju Babak Kualifikasi PON XXII 2028 serta peningkatan prestasi gateball Indonesia di kancah internasional.

Oleh Sigit Nugroho
Kejurnas Gateball 2026 diikuti 747 atlet dari 27 provinsi. PB PERGATSI membidik PON 2028 dan peluang tampil di panggung internasional.

Ratusan Atlet Gateball Berebut Prestasi di Jakarta

Jakarta, Saatini.com – Persaingan gateball nasional memasuki babak penting setelah 747 atlet dari 27 provinsi berkumpul dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball 2026. Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB PERGATSI) menggelar kompetisi ini pada 20–24 Oktober 2026 di RSON Cibubur, Jakarta, untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuka jalan menuju persaingan internasional.

Kejuaraan ini bukan sekadar arena untuk menguji kemampuan atlet dari berbagai daerah. PB PERGATSI juga memanfaatkannya untuk mengevaluasi hasil pembinaan, mengukur kemampuan pemain, serta menemukan atlet potensial yang akan dipersiapkan menghadapi Babak Kualifikasi PON dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Umum PB PERGATSI Diana Kusumastuti optimistis para peserta mampu menunjukkan performa terbaik sepanjang kejuaraan. Menurutnya, besarnya partisipasi atlet juga mencerminkan jangkauan pembinaan yang semakin luas dan minat masyarakat terhadap gateball yang terus berkembang.

“Kami yakin para atlet gateball akan memberikan prestasi terbaik di ajang Kejurnas Gateball 2026 ini. Partisipasi ini mencerminkan semakin luasnya jangkauan pembinaan serta meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga gateball di Tanah Air,” ujar Diana dalam sambutannya pada pembukaan Kejurnas Gateball 2026.

747 Atlet Jadi Modal Menuju PON 2028

Kejurnas Gateball 2026 mengusung tema “Gateball Indonesia Bersatu, Berprestasi dan Mendunia”. Dari total 747 atlet yang berpartisipasi, sebanyak 458 merupakan atlet pria dan 289 atlet wanita.

Komposisi peserta dari 27 provinsi memberi PB PERGATSI kesempatan untuk melihat perkembangan atlet dari berbagai daerah. Hasil kompetisi juga dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan aspek pembinaan yang perlu diperkuat menjelang agenda olahraga nasional berikutnya.

Diana menjelaskan bahwa tema kejuaraan tersebut memiliki tiga tujuan utama, yakni memperkuat organisasi, meningkatkan prestasi, dan memperluas kiprah gateball Indonesia di dunia. Ketiganya saling berkaitan dalam membangun ekosistem olahraga yang mampu melahirkan atlet berkualitas dan kompetitif.

“Bersatu berarti memperkuat soliditas organisasi dan menyatukan visi. Berprestasi berarti meningkatkan kualitas pembinaan dan memperbanyak kompetisi,” kata Diana.

Ia melanjutkan bahwa target mendunia menuntut atlet Indonesia meningkatkan daya saing agar mampu bersaing di tingkat global. Karena itu, PB PERGATSI ingin menjadikan kompetisi nasional sebagai salah satu fondasi untuk memperkuat prestasi di luar negeri.

PB PERGATSI Minta Daerah Perbanyak Kompetisi

Persiapan menuju PON 2028, menurut Diana, membutuhkan perencanaan matang dan pembinaan berkelanjutan. Program tersebut perlu mencakup kualitas atlet, kemampuan pelatih, keterampilan teknis, mental bertanding, hingga strategi menghadapi lawan.

Untuk memperkuat persiapan, Diana mendorong seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) PERGATSI agar tidak hanya mengandalkan keikutsertaan dalam kejurnas. Ia meminta setiap daerah rutin menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) serta memperbanyak turnamen antarklub.

Kompetisi yang lebih sering akan memberi atlet kesempatan lebih luas untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding. Selain itu, turnamen di tingkat daerah dapat membantu pembinaan berjalan secara konsisten, bukan hanya menjelang kejuaraan besar.

“Semakin banyak kompetisi yang diselenggarakan, semakin besar pula kesempatan bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan, dan mengembangkan prestasi,” ujar Diana.

PB PERGATSI berharap penguatan organisasi, pembinaan berkelanjutan, dan perluasan kompetisi dapat berjalan beriringan. Dengan langkah tersebut, gateball Indonesia diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi dan meningkatkan daya saing di panggung internasional.

Undangan dari Empat Negara Buka Peluang Atlet Indonesia

Selain memperkuat kompetisi di dalam negeri, PB PERGATSI mendorong atlet dan klub mengikuti turnamen internasional. Langkah ini bertujuan memberi pemain pengalaman menghadapi lawan dari negara lain sekaligus mengukur kemampuan mereka dalam persaingan global.

Diana mengungkapkan bahwa sejumlah undangan kompetisi gateball telah datang dari India, Hong Kong, Australia, dan Bangkok, Thailand. PB PERGATSI berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas pengalaman bertanding para atlet Indonesia.

Keikutsertaan dalam turnamen luar negeri juga menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan atlet menghadapi kompetisi dengan tingkat persaingan yang berbeda. Namun, peningkatan kemampuan tersebut tetap membutuhkan dukungan pembinaan dan kompetisi rutin di dalam negeri.

Indonesia Siapkan Turnamen Gateball Internasional 2027

PB PERGATSI bersama South East Asia Gateball Union (SeaGU) juga merencanakan turnamen gateball internasional pada Mei 2027. Sejumlah wilayah, yakni Bali, Yogyakarta, dan Ibu Kota Nusantara (IKN), masuk dalam alternatif lokasi yang sedang dipertimbangkan.

Rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengembangan gateball di Asia Tenggara. Selain menghadirkan kompetisi internasional, penyelenggaraan turnamen juga berpotensi memperluas kerja sama dengan komunitas gateball dari berbagai negara.

Jika rencana ini terealisasi, Indonesia akan memiliki kesempatan untuk memperkuat peran dalam pengembangan olahraga gateball di kawasan. PB PERGATSI pun dapat memanfaatkan ajang tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengalaman bertanding atlet nasional.

Gateball Dibidik Masuk SEA Games 2027

Ambisi PB PERGATSI tidak berhenti pada kejurnas dan turnamen internasional. Organisasi ini bersama SeaGU juga tengah mengupayakan agar gateball dapat masuk dalam cabang olahraga SEA Games 2027 di Malaysia, setidaknya sebagai cabang ekshibisi.

Upaya tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2029 di Singapura. Jika peluang itu terbuka, atlet Indonesia berkesempatan memperluas pengalaman di ajang olahraga regional sekaligus meningkatkan eksposur gateball di kawasan Asia Tenggara.

“PB PERGATSI dan SeaGU juga tengah mengupayakan agar gateball dapat dipertandingkan pada SEA Games 2027 di Malaysia, setidaknya sebagai cabang ekshibisi, sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2029 di Singapura,” tegas Diana.

Ia berharap Kejurnas Gateball 2026 berjalan sukses dan melahirkan atlet-atlet terbaik yang siap melanjutkan perjuangan menuju PON 2028 serta mengejar prestasi internasional. Diana juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat persatuan organisasi, meningkatkan kompetisi, dan membawa nama Indonesia semakin diperhitungkan.

Pengurus KONI Hadiri Pembukaan Kejurnas

Pembukaan Kejurnas Gateball 2026 turut dihadiri Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Hadir pula Ketua Harian PB PERGATSI Khalawi Abdul Hamid dan Ketua Panitia Kejurnas Gateball Yuslan.

Kehadiran para pengurus tersebut mengiringi pelaksanaan kejuaraan yang menjadi bagian dari agenda pembinaan gateball nasional. Melalui kompetisi ini, PB PERGATSI menargetkan penguatan fondasi prestasi atlet, persiapan menuju PON 2028, serta perluasan peluang tampil di panggung internasional. (*)