Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas akibat aksi unjuk rasa BEM UI yang berlangsung di kawasan Monas, Tugu Tani, dan Gedung DPR/MPR RI pada hari ini. Pengguna jalan diimbau untuk menghindari area terdampak dan memanfaatkan rute alternatif yang telah ditentukan agar perjalanan tetap lancar.
JAKARTA, saatini.com - Siap-siap atur ulang rute perjalanannya! Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi menerapkan rekayasa lalu lintas.
Langkah ini diambil sebagai imbas aksi unjuk rasa yang bakal digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil pada Rabu, mulai pukul 12.00 WIB.
Aksi ini berpusat di tiga titik krusial Jakarta, yakni area Monas, Tugu Tani, dan Gedung DPR/MPR RI.
Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mewanti-wanti pengguna jalan agar sebisa mungkin menghindari kawasan terdampak dan memanfaatkan jalur-jalur alternatif.
“Sehubungan akan dilaksanakannya kegiatan aksi penyampaian pendapat, dilakukan rekayasa lalin di beberapa titik. Diimbau kepada pengguna jalan untuk menghindari titik kegiatan penyampaian pendapat dengan menggunakan rute alternatif,” imbau Budi Awaluddin di Jakarta, Rabu.
Buat kamu yang harus melintasi kawasan Jakarta Pusat, catat rute "penyelamat" berikut:
Dari Utara (Harmoni) mau ke Arah Timur/Selatan:
Dari Timur (Kwitang & Senen):
Dari Barat (Tanah Abang & Tomang):
Dari Selatan (Blok M) ke Harmoni:
Hindari penumpukan kendaraan di sekitar Jalur Gatot Subroto dengan pilihan lintasan ini:
Kabar baiknya, seluruh armada angkutan umum tetap beroperasi seperti biasa. Namun, khusus rute Transjakarta yang bersinggungan dengan titik aksi akan disesuaikan situasinya secara real-time.
“Pelayanan operasional Angkutan Umum (Transjakarta, MRT dan LRT) berlaku normal. Apabila terdapat pengalihan arus lalu lintas, layanan Transjakarta menyesuaikan pengaturan lalu lintas pada saat kegiatan penyampaian pendapat,” tutup Budi.