Saatini AMP
Nasional

BBM Bali Dikebut Pulih! Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter dan 60 SPBU 24 Jam

Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali dengan menambah pasokan 57,9 juta liter serta mengoperasikan 60 SPBU selama 24 jam. Langkah ini didukung penambahan armada mobil tangki dan personel operasional untuk menjamin kelancaran distribusi bahan bakar bagi masyarakat.

Oleh Sigit Nugroho
Pertamina tambah 57,9 juta liter BBM dan siapkan 60 SPBU 24 jam untuk mempercepat pemulihan layanan energi di Bali. (Foto: Dok. Patra Niaga)

Pasokan Pertalite dan Pertamax diperkuat, armada mobil tangki ditambah, dan personel dikerahkan untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. 

Denpasar, Saatini.com — Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan layanan bahan bakar minyak (BBM) di Bali dengan menyiapkan tambahan pasokan 57,9 juta liter. Perusahaan juga memperluas layanan SPBU selama 24 jam, memperkuat personel operasional, dan menambah armada mobil tangki untuk menjaga kelancaran distribusi energi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk meningkatkan ketersediaan BBM sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pengisian bahan bakar. Perusahaan mengoptimalkan seluruh sumber daya agar penyaluran energi ke berbagai SPBU di Bali kembali berjalan lebih optimal.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan perusahaan terus mengintensifkan koordinasi lintas fungsi dan mengerahkan berbagai sumber daya untuk mempercepat pemulihan layanan.

“Pertamina Patra Niaga mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Kami memperkuat pasokan, menambah jam operasional SPBU, mengerahkan dukungan personel, serta mengoptimalkan armada distribusi,” ujar Kitty.

Tambahan 57,9 Juta Liter BBM Masuk Bali

Pertamina Patra Niaga menyiapkan tambahan pasokan BBM melalui kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026. Perusahaan mengoptimalkan penyaluran melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran untuk memperkuat ketersediaan bahan bakar di Bali.

Berdasarkan jadwal kedatangan kapal yang disiapkan, tambahan pasokan tersebut mencapai 57,9 juta liter. Rinciannya terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax.

Tambahan pasokan ini diharapkan meningkatkan ketersediaan kedua jenis BBM tersebut sekaligus mendukung kelancaran distribusi ke SPBU. Pertamina juga terus memantau kondisi pasokan agar penyaluran energi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penguatan pasokan menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mempercepat pemulihan layanan. Namun, Pertamina tidak hanya mengandalkan tambahan stok, melainkan juga memperluas jam pelayanan dan memperkuat kesiapan operasional di lapangan.

60 SPBU Disiapkan Beroperasi 24 Jam

Selain menambah pasokan, Pertamina Patra Niaga memperluas waktu pelayanan SPBU di Kota Denpasar. Perusahaan menyiapkan tambahan 60 SPBU yang akan beroperasi selama 24 jam, di luar 24 SPBU yang sebelumnya sudah memberikan layanan sepanjang hari.

Dengan penambahan tersebut, Pertamina menargetkan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan lokasi dan waktu untuk mengisi BBM. Perluasan jam operasional ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membantu mengurai antrean dan memperlancar akses layanan.

Meski demikian, perusahaan tetap memperhatikan kesiapan personel dan armada untuk mendukung operasional SPBU selama 24 jam. Pertamina mengintegrasikan penguatan layanan tersebut dengan penambahan pasokan dan peningkatan kapasitas distribusi.

Kitty menegaskan bahwa kesiapan operasional di lapangan menjadi perhatian utama perusahaan selama proses pemulihan berlangsung.

“Selain memastikan pasokan terus bertambah, kami juga memperluas akses pelayanan melalui penambahan SPBU yang beroperasi 24 jam serta memperkuat kesiapan personel dan armada distribusi,” kata Kitty.

Pertamina Perkuat Personel dan Koordinasi dengan Kodam IX/Udayana

Untuk menjaga kelancaran pelayanan, Pertamina Patra Niaga menyiapkan operator SPBU cadangan dan berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana guna mendukung kebutuhan operasional. Langkah ini bertujuan memperkuat kesiapan tenaga kerja di lapangan selama perusahaan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pertamina juga berkoordinasi untuk menyiapkan pengemudi mobil tangki cadangan. Kesiapan pengemudi tambahan menjadi langkah antisipasi ketika pengemudi utama membutuhkan waktu istirahat, sehingga perusahaan dapat menjaga keselamatan kerja sekaligus mendukung kelancaran distribusi BBM.

Selain mengoptimalkan tenaga kerja di Bali, perusahaan mengerahkan dukungan personel internal dari Jakarta. Pertamina melibatkan berbagai fungsi dan unit kerja untuk memperkuat koordinasi operasional, distribusi, penjualan, serta komunikasi dengan para pemangku kepentingan.

Dukungan lintas fungsi tersebut diharapkan membantu perusahaan merespons kebutuhan operasional secara lebih terkoordinasi. Dengan demikian, penguatan pasokan, pelayanan SPBU, dan distribusi dapat berjalan secara terpadu selama masa pemulihan.

Armada Mobil Tangki dari Banyuwangi Dialihkan ke Bali

Pertamina Patra Niaga juga memperkuat distribusi dengan mengupayakan penambahan armada mobil tangki. Salah satu langkah yang dilakukan ialah mengalihkan sebagian armada dari Banyuwangi ke Bali untuk mendukung penyaluran BBM ke SPBU.

Penambahan armada ini menjadi bagian penting dari upaya perusahaan untuk menjaga kelancaran distribusi ke berbagai wilayah. Pasalnya, tambahan pasokan perlu didukung kesiapan sarana angkut agar BBM dapat disalurkan sesuai kebutuhan operasional.

Selain mobil tangki, Pertamina mengupayakan optimalisasi layanan motoris BBM bagi pengguna kendaraan roda dua. Layanan tersebut diharapkan membantu mengurai antrean, dengan tetap mengikuti ketentuan operasional dan keselamatan yang berlaku.

Perusahaan terus mengoordinasikan kebutuhan armada dan personel agar penyaluran BBM berlangsung lebih optimal. Pertamina juga tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap upaya peningkatan kapasitas distribusi.

Informasi SPBU dan Ketersediaan BBM Bisa Dipantau secara Resmi

Di tengah upaya pemulihan layanan, Pertamina Patra Niaga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan informasi terbaru mengenai ketersediaan BBM dan operasional SPBU. Perusahaan menyampaikan pembaruan melalui akun Instagram resmi @pertaminabali agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat.

Informasi tersebut dapat membantu masyarakat mengetahui perkembangan layanan BBM di Bali. Karena itu, masyarakat diimbau mengikuti kanal resmi Pertamina untuk mendapatkan informasi terkini mengenai pasokan dan pelayanan SPBU.

Pertamina juga meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan. Imbauan ini disampaikan seiring dengan upaya perusahaan menjaga ketersediaan pasokan dan memperlancar distribusi energi di berbagai wilayah Bali.

Pertamina Pantau Pemulihan Layanan BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga akan terus memantau kondisi pasokan dan penyaluran BBM serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Perusahaan mengoptimalkan berbagai lini operasional untuk mendukung pemulihan layanan dan memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap menjadi prioritas.

Melalui tambahan pasokan 57,9 juta liter, perluasan operasional SPBU 24 jam, penguatan personel, serta penambahan armada mobil tangki, Pertamina berupaya meningkatkan keandalan distribusi BBM di Bali. Perusahaan juga mengajak masyarakat mengikuti informasi resmi dan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan selama proses pemulihan berlangsung. (*)