Saatini AMP
Megapolitan

Bikin Kaget! Polres Metro Bekasi Kota Tiba-Tiba Latih Puluhan Anggota Ormas Potong Rambut, Ada Apa?

Polres Metro Bekasi Kota menggelar pelatihan potong rambut bagi 38 anggota ormas di Pasar Baru sebagai bagian dari program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) untuk mendorong kemandirian ekonomi warga. Kapolres Metro Bekasi Kota menegaskan bahwa penguasaan keterampilan ini menjadi langkah nyata untuk mencegah pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan di masyarakat.

Oleh Sigit Nugroho
Polres Metro Bekasi Kota latih 38 anggota ormas jadi ahli pangkas rambut lewat POLIRAN

BEKASI, Saatini.com - Polres Metro Bekasi Kota kembali membuat gebrakan manis lewat program Polisi Peduli Pengangguran alias POLIRAN. Kali ini, sebanyak 38 peserta dari lintas organisasi kemasyarakatan (ormas) mendadak disulap jadi ahli pangkas rambut profesional.

Para anggota ormas ini terjun langsung mengikuti pelatihan cukur rambut di area Pasar Baru Kota Bekasi pada Kamis (29/10/2026). Langkah nyata ini menjadi bukti konkret kepolisian dalam mendorong kemandirian ekonomi warga lokal secara masif.

Belajar Langsung di Pusat Ekonomi Warga

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara turun langsung meninjau proses belajar para peserta di tengah hiruk-pikuk pasar. Pemilihan lokasi kios pasar bertujuan agar para peserta langsung merasakan sensasi dunia usaha yang sebenarnya.

Davis mengapresiasi antusiasme tinggi dari para anggota ormas yang hadir. Menurutnya, keahlian ini bisa menjadi modal utama untuk menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan.

“Ilmu ini akan terasa manfaatnya bila terus diasah. Kuasai tekniknya, jaga kerapian alat, dan layani setiap orang yang datang dengan ramah, karena kepercayaan pelanggan adalah modal yang paling berharga,” ujar Davis saat memberikan arahan.

Langkah Nyata Mencegah Pengangguran di Bekasi

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan peran kepolisian kini meluas hingga sektor kesejahteraan warga. Menurutnya, rasa aman yang sejati akan tercipta jika kondisi perekonomian masyarakat ikut terangkat.

Putu Kholis menilai bisnis jasa pangkas rambut memiliki prospek yang sangat menjanjikan dan selalu dibutuhkan setiap hari. Bisnis ini juga sangat fleksibel karena bisa dimulai dengan modal peralatan yang relatif sederhana.

“Pangkas rambut adalah jasa yang dibutuhkan orang setiap hari dan dapat dijalankan dengan peralatan sederhana. Peluang seperti ini terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha. Dari satu kursi cukur, langkah menuju kemandirian keluarga bisa dimulai,” tegas Putu Kholis.

Dukungan Penuh Program Prioritas Kapolri

Pelatihan kemandirian ini merupakan bagian integral dari Program Quick Wins sekaligus agenda prioritas Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Lewat POLIRAN, kepolisian hadir menjadi jembatan nyata bagi warga yang membutuhkan akses pelatihan kerja.

Di tingkat Polda Metro Jaya, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto terus memperkuat semangat "Polisi Bersama Masyarakat". Strategi ini mengedepankan kolaborasi erat antara aparat, masyarakat, dan pemerintah daerah setempat.

Polres Metro Bekasi Kota berkomitmen untuk terus mendampingi warga yang memiliki tekad kuat dalam belajar. Pihaknya optimistis pembekalan keterampilan ini sanggup membuka pintu rezeki baru bagi masyarakat luas. (*)