Saatini AMP
Bisnis

Dorong UMKM Mulyaharja Naik Kelas, Sekolah Vokasi IPB Gelar Pelatihan Foto Produk Berbasis Smartphone

Sekolah Vokasi IPB University menggelar pelatihan foto produk berbasis smartphone bagi pelaku UMKM di Kelurahan Mulyaharja, Bogor, untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membekali para pelaku usaha dengan keterampilan visual yang profesional dan strategi pemasaran agar mampu menembus persaingan era digital.

Oleh Gatot Wahyu
Ketua PPM Prodi Komunikasi Digital dan Media IPB University, Dr. Suparman (batik biru) saat memberikan materi di hadapan pelaku UMKM (Foto: istimewa)

BOGOR, saatini.com - Kualitas visual produk kini menjadi kunci utama dalam memikat calon pembeli di pasar digital. Guna meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal, Sekolah Vokasi IPB University melalui Program Studi Komunikasi Digital dan Media menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat Terpusat dan Terpadu (PPM) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan berupa Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Foto Produk ini menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Agro Eduwisata Organik (AEWO) Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Rabu (4/11/2026).

Program ini digagas khusus untuk memperkuat bekal pelaku UMKM lokal agar mampu menembus pasar digital melalui penyajian visual produk yang profesional, estetis, dan memiliki daya pikat tinggi.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan daerah, seperti Sekretaris Kelurahan Mulyaharja Taufik Hidayat, Kasi Ekonomi dan Pengembangan Kelurahan Mulyaharja Rosani Sutawijaya, serta Ketua Komunitas UMKM Kumbang Mulyaharja Bangkit Yunto Mardanus. Sementara dari jajaran akademisi IPB University, hadir Ketua PPM Sekolah Vokasi IPB University Dr. Doni Sahat Tua Manalu dan Ketua PPM Prodi Komunikasi Digital dan Media Dr. Suparman.

Dalam sambutannya, Sekretaris Kelurahan Mulyaharja, Taufik Hidayat, menekankan krusialnya adaptasi teknologi bagi para pelaku usaha lokal agar tidak tertinggal di era digital.

"Di era digital, sebuah keniscayaan kalau kita hidup tanpa media sosial. Kita harus percaya diri, jangan minder sama Gen Z," ujar Taufik di hadapan puluhan peserta pelatihan.

Taufik juga terus menyemangati para peserta agar konsisten mengasah keterampilan teknis dalam mengelola usaha.

"Semoga Bapak-Ibu semua mendapatkan keberkahan ilmu. Ilmu tidak akan habis, tapi modal akan habis. Jadi ilmunya harus terus diasah," tambahnya.

Teknik Fotografi Praktis dan Strategi Pemasaran Digital

Sesi pelatihan inti diisi oleh dua narasumber pakar IPB University yang memberikan pembekalan secara komprehensif:

  1. Teknik Fotografi Produk via HP: Dr. Guruh Ramdani, dosen Sekolah Vokasi IPB University, membekali peserta dengan teknik fotografi produk berbasis smartphone. Materi mencakup trik mengatur komposisi, pemanfaatan pencahayaan alami (natural lighting), hingga penggunaan properti sederhana untuk menghasilkan foto produk berstandar premium.
  2. Strategi Pemasaran Digital: Melengkapi materi teknis, Dr. Doni Sahat Tua Manalu selaku pakar bisnis digital memaparkan strategi pemanfaatan foto produk berkualitas untuk memaksimalkan angka penjualan di media sosial maupun platform marketplace.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PPM Prodi Komunikasi Digital dan Media, Dr. Suparman, menyoroti urgensi kualitas visual produk di tengah ketatnya kompetisi bisnis digital saat ini. Menurutnya, tidak sedikit produk UMKM yang sebenarnya memiliki kualitas unggul namun kalah bersaing hanya karena penyajian visual yang kurang menarik.

Para peserta terlihat sangat antusias saat mengikuti sesi praktik langsung di area AEWO Mulyaharja yang berlatar pemandangan persawahan asri. Melalui pendampingan ini, UMKM Mulyaharja diharapkan dapat naik kelas dan bertransformasi menjadi pelaku usaha yang mandiri serta kompetitif di era ekonomi digital.