Saatini AMP
News

Geger Isu Perwira Polri Ditangkap Terkait Dugaan Penyadapan Prabowo, Ini Respons Polri

Sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri dilaporkan menjalani pemeriksaan oleh Divisi Propam terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto, dengan beberapa di antaranya telah dilepaskan. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengonfirmasi adanya isu tersebut namun meminta publik menunggu penjelasan resmi yang akan disampaikan dalam waktu dekat.

Oleh Gatot Wahyu
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isi

JAKARTA, saatini.com - Kabar pemeriksaan sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah (Pamen) Polri terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto menjadi perhatian publik.

Informasi tersebut beredar pada Selasa (3/11/2026) dan memunculkan spekulasi mengenai adanya persoalan serius yang tengah ditangani internal kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah perwira Polri dikabarkan diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Pemeriksaan tersebut disebut berlangsung di Markas Komando Brimob. Namun, beberapa perwira dikabarkan telah dilepaskan setelah menjalani pemeriksaan.

Dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo disebut-sebut menjadi salah satu latar belakang pemeriksaan tersebut. Isu ini juga diikuti informasi mengenai penggeledahan rumah salah seorang perwira tinggi oleh tim kepolisian.

Meski kabar tersebut telah beredar luas, Polri belum memberikan penjelasan secara terperinci mengenai identitas para perwira yang diperiksa maupun perkara yang mendasari pemeriksaan tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjadi salah satu pejabat yang dimintai konfirmasi oleh awak media.

Saat ditemui seusai peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Humas Polri pada Selasa siang, Isir mengakui mengetahui informasi yang tengah ramai dibicarakan wartawan.

”Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu),” ujar Isir.

Meski demikian, dia belum bersedia membeberkan lebih jauh mengenai kabar pemeriksaan sejumlah perwira tersebut. Isir meminta wartawan menunggu penjelasan resmi dari Polri dan menjanjikan informasi akan disampaikan dalam waktu dekat.

”Nanti ada saatnya, ya. Mungkin ndak lama lagi,” tambahnya.

Polri Janjikan Rilis Resmi 

Isu tersebut kembali ditanyakan kepada Johnny Eddizon Isir ketika dirinya mendampingi Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto dalam agenda silaturahmi dengan pengurus Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Selasa siang.

Dalam kesempatan itu, Isir kembali menyampaikan bahwa Polri akan memberikan keterangan resmi kepada publik. Dia bahkan menyebut rilis terkait informasi yang beredar akan disampaikan pada sore hari.

”Untuk rekan-rekan wartawan yang ingin bertanya, nanti sore kami akan keluarkan rilis,” kata Johnny.

Sementara itu, Kapolri Jenderal (Pol) Suyudi Ario Seto belum memberikan tanggapan langsung mengenai kabar penangkapan dan pemeriksaan sejumlah perwira tinggi serta menengah Polri.

Usai pertemuan dengan pengurus KWI, Suyudi tidak melayani pertanyaan wartawan yang menunggunya. Dia langsung menuju mobil dan meninggalkan lokasi kegiatan.

Kompolnas Minta Publik Menunggu Penjelasan Polri

Kabar dugaan pemeriksaan sejumlah perwira Polri tersebut juga mendapat perhatian dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Anggota Kompolnas Choirul Anam memilih tidak memberikan komentar lebih jauh mengenai informasi yang beredar. Dia meminta semua pihak menunggu keterangan resmi dari kepolisian agar persoalan tersebut dapat diketahui secara jelas.

”Kita tunggu resminya (dari Polri),” ujarnya.

Hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada penjelasan terperinci mengenai jumlah perwira yang diperiksa, dugaan keterlibatan masing-masing pihak, maupun hasil pemeriksaan Propam.

Publik kini menunggu keterangan resmi Polri untuk memastikan duduk perkara kabar pemeriksaan sejumlah perwira yang dikaitkan dengan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.