Manchester City gagal memperpanjang rekor kemenangan beruntun setelah kalah 1-2 dari Aston Villa berkat gol penentu Nicolas Jackson. Hasil ini dimanfaatkan Arsenal untuk menyamai poin The Citizens di papan atas klasemen setelah menundukkan Everton 2-0 di Emirates Stadium.
JAKARTA, saatini.com - Tren kemenangan beruntun Manchester City akhirnya terhenti. Bertandang ke markas Aston Villa di Villa Park pada Sabtu (24/10/2026), The Citizens harus bertekuk lutut usai menyerah dengan skor tipis 1-2 dalam lanjutan laga Premier League.
Kekalahan ini menggagalkan ambisi tim asuhan Enzo Maresca untuk mengemas delapan kemenangan beruntun di Liga Inggris.
Sebaliknya, hasil manis ini menjadi momentum emas bagi Arsenal untuk menyamai perolehan poin Manchester City di papan atas klasemen sementara.
Striker Aston Villa, Nicolas Jackson, tampil luar biasa dengan borong dua gol (brace) yang membungkam pertahanan sang juara bertahan.
Ia membuka keunggulan The Villans saat pertandingan baru berjalan enam menit. Meski Erling Haaland sempat menyamakan kedudukan lewat sundulan tajam di babak kedua, Jackson kembali mencetak gol lewat penyelesaian satu sentuhan ciamik yang memperdaya kiper Gianluigi Donnarumma.
"Ini luar biasa. Pertandingannya sulit, tetapi kami berhasil menang dan itu yang terperteng. Sekarang kami bisa fokus pada pertandingan berikutnya," kata Nicolas Jackson usai laga.
Kemenangan ini melanjutkan catatan impresif skuad asuhan Unai Emery yang berhasil memetik enam kemenangan dari tujuh laga terakhir di seluruh kompetisi, sekaligus mengalahkan Man City di kandang untuk musim keempat secara beruntun.
"Saya tidak berpikir kami pantas kalah hari ini, tetapi kami kalah. Selalu ada sesuatu yang bisa dipelajari," ujar manajer Man City, Enzo Maresca.
Kekalahan Man City dimanfaatkan secara maksimal oleh Arsenal. Bermain di Emirates Stadium, tim asuhan Mikel Arteta sukses membungkam Everton dengan skor bersih 2-0.
Dua gol kemenangan The Gunners dicetak oleh Ezri Konsa di babak pertama dan Gabriel Magalhaes pada babak kedua.
Gol Konsa pada menit ke-7 sekaligus mengakhiri dahaga Arsenal yang sempat gagal mencetak gol dari situasi bola mati (set piece) selama 13 pertandingan terakhir.
Dengan tambahan tiga poin ini, Arsenal kini mengoleksi poin yang sama dengan Manchester City di puncak klasemen Premier League, dan hanya kalah dalam selisih gol.
"Kami sangat senang dengan kemenangan, performa, dan hasil sepanjang pekan ini karena jadwal yang kami hadapi sangat berat," puji Mikel Arteta.
Di pertandingan lainnya, derbi sengit London menyajikan kejutan besar saat Tottenham Hotspur mempermalukan Chelsea 2-0 di markas lawan.
Tottenham unggul lebih dulu berkat gol bunuh diri kiper Chelsea, Mike Penders. Petaka bagi The Blues makin lengkap ketika bintang mereka, Cole Palmer, dihadiahi kartu merah pada menit ke-80 usai menerima kartu kuning kedua.
Mathys Tel kemudian mengunci kemenangan The Lilywhites di menit-menit akhir pertandingan.
"Kami semua kecewa dengan hasil dan performa. Secara kolektif maupun individu, kami tidak berada pada level terbaik," aku manajer Chelsea, Xabi Alonso.
Pada laga lainnya, Fulham juga berhasil mengamankan tiga poin usai menang tipis 1-0 atas Coventry City lewat gol tunggal Oscar Bobb di menit ke-80.