Ledakan dahsyat di kawasan ruko Pasar Cimanggis, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, menewaskan dua orang dan melukai 11 warga lainnya. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut dengan menunggu hasil uji laboratorium dari Puslabfor Bareskrim Polri.
JAKARTA, saatini.com - Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus menyelidiki penyebab pasti insiden ledakan di ruko Pasar Cimanggis, Jalan RE Martadinata, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu malam (14/10).
Musibah yang terjadi secara tiba-tiba ini telah memakan korban jiwa serta menyebabkan belasan warga sekitar mengalami luka-luka.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut secara akurat.
"Kami masih menunggu hasil Puslabfor. Nanti akan disampaikan hasil yang scientific," tegas Kombes Pol. Budi Hermanto di Jakarta pada Kamis.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun pihak kepolisian, tercatat total ada 13 orang korban dalam peristiwa tragis ini.
Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 11 korban lainnya mengalami luka-luka yang terdiri dari empat korban luka berat dan tujuh korban luka ringan.
Seluruh korban luka saat ini telah dilarikan ke tiga fasilitas kesehatan terdekat, yakni lima orang dirawat di RS Sari Asih, lima orang di RSUD Tangerang Selatan, serta tiga orang di RS Fatmawati.
Polda Metro Jaya melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) bergerak cepat mengerahkan Tim Dokkes dan Tim Disaster Victim Identification (DVI) ke lokasi serta rumah sakit terkait.
Tim Dokkes bertugas memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara intensif, sedangkan Tim DVI memfokuskan proses identifikasi terhadap dua korban meninggal dunia melalui pencocokan data medis, dokumen pendukung, dan koordinasi bersama pihak keluarga.
Di samping penanganan teknis dan medis, Polda Metro Jaya menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa para warga serta menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan menjadi prioritas utama pihak kepolisian saat ini.
“Kami turut berduka cita kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kepada para korban yang masih menjalani perawatan, kami mendoakan agar segera diberikan kesembuhan. Prioritas kami saat ini adalah memastikan penanganan korban dan keluarganya berjalan dengan baik,” ungkap Budi Hermanto.
Hingga saat ini, titik terang mengenai penyebab pasti ledakan di area ruko Pasar Cimanggis tersebut belum dapat disimpulkan.
Petugas kepolisian masih terus menyisir dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti serta mengaitkan rangkaian peristiwa berdasarkan temuan-temuan fisik di lapangan.