Pemerintah Kota Baubau menyediakan 750 lowongan kerja dalam gelaran Job Fair 2026 untuk menekan angka pengangguran serta memeriahkan HUT Kota. Bursa kerja yang menggandeng berbagai perusahaan mitra ini tawarkan peluang karir di dalam negeri hingga kesempatan bekerja di Jepang. Wali Kota Baubau mengimbau para pencari kerja lokal untuk mengoptimalkan kesempatan ini dengan menyiapkan keterampilan dan integritas terbaik.
KENDARI, saatini.com - Pemerintah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, resmi menyediakan sebanyak 750 lowongan kerja dalam gelaran Job Fair atau bursa kerja tahun 2026.
Langkah strategis ini ditempuh sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran terbuka sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, mengungkapkan bahwa pelaksanaan bursa kerja kali ini menggandeng sejumlah perusahaan mitra untuk menyemarakkan peringatan Hari Jadi Kota Baubau ke-458 dan Hari Ulang Tahun ke-25 Baubau sebagai daerah otonom.
Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya bursa kerja ini sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan pasar kerja serta memperluas ruang penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal.
Mengutip laporan resmi dari Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau, tercatat sekitar 750 posisi lowongan tenaga kerja yang siap diserap melalui ajang ini.
Peluang karir yang ditawarkan sangat bervariasi dan tidak hanya terbatas pada penempatan kerja di dalam negeri, melainkan juga membuka kesempatan emas bagi putra-putri daerah untuk berkarir di mancanegara.
Sebagai bentuk keseriusan perluasan pasar kerja internasional, Pemerintah Kota Baubau telah menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak perusahaan mitra yang siap menampung serta memfasilitasi pengiriman tenaga kerja asal Baubau menuju Jepang.
Kendati peluang kerja terbuka sangat lebar, Yusran Fahim mengingatkan kepada seluruh pencari kerja bahwa dinamika dunia kerja modern saat ini tidak lagi sekadar mengandalkan ijazah formal semata.
enurutnya, berbagai perusahaan dan instansi penerima saat ini jauh lebih mengutamakan calon tenaga kerja yang memiliki kompetensi nyata, tingkat kedisiplinan yang tinggi, etos kerja yang kuat, keterampilan berkomunikasi, kecakapan digital, serta integritas dan kemauan untuk terus belajar sepanjang hayat.
Oleh karena itu, para pelamar kerja didorong untuk senantiasa mengasah dan meningkatkan kemampuan diri agar mampu bersaing secara positif di dunia kerja yang makin kompetitif.
Melalui sinergi lintas sektor ini, program Job Fair 2026 diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dan manfaat berkelanjutan dalam membuka lapangan kerja baru serta mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Baubau.