Saatini AMP
Nasional

Prabowo Bakal Bertemu Al-Sisi di Istana Merdeka, Indonesia-Mesir Siapkan Kesepakatan Baru!

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Istana Merdeka pada Minggu (11/10/2026). Pertemuan ini berfokus pada penguatan kemitraan strategis serta penandatanganan nota kesepahaman yang mencakup kerja sama visa, statistik, dan perikanan.

Oleh Sigit Nugroho
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi (Foto: Wikipedia)

Pertemuan empat mata kedua pemimpin pada Minggu, 11 Oktober 2026, akan membahas kerja sama visa, statistik, perikanan, hingga penguatan kemitraan strategis.

Jakarta, Saatini.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan empat mata dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia dan Mesir untuk memperkuat hubungan strategis sekaligus membuka ruang kerja sama baru di sejumlah sektor.

Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan Prabowo akan menerima Al-Sisi pada pukul 10.30 WIB. Agenda kenegaraan tersebut mencakup pertemuan tête-à-tête, pembicaraan bilateral, serta penandatanganan sejumlah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

“Bapak Presiden akan menerima Presiden Mesir di Istana, dan akan ada serangkaian kegiatan, mulai dari pertemuan empat mata, pertemuan bilateral, dan penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan masalah visa, kerja sama statistik, perikanan, dan juga rencana aksi untuk meningkatkan hubungan kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir,” kata Arrmanatha, yang akrab disapa Tata.

Visa hingga Perikanan Masuk Agenda Kerja Sama

Empat bidang menjadi bagian penting dalam agenda pertemuan kedua kepala negara, yakni kerja sama visa, statistik, perikanan, serta rencana aksi untuk meningkatkan kemitraan strategis Indonesia-Mesir. Kesepakatan tersebut diharapkan memperkuat hubungan bilateral melalui kerja sama yang lebih terarah.

Setelah pertemuan empat mata, kedua pemimpin akan melanjutkan agenda dengan pertemuan bilateral. Rangkaian tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman yang telah disiapkan.

Menurut Arrmanatha, kunjungan Al-Sisi menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kedua negara. Presiden Mesir itu dijadwalkan kembali ke negaranya pada Minggu sore setelah menuntaskan seluruh agenda kenegaraan di Jakarta.

Lawatan Pertama Al-Sisi ke Indonesia Sejak 2015

Kunjungan pada 10–11 Oktober 2026 ini menjadi lawatan pertama Al-Sisi ke Indonesia sejak 2015. Kedatangan tersebut juga merupakan kunjungan balasan setelah Prabowo melakukan lawatan ke Mesir pada 2024 dan 2025.

Indonesia menjadi negara terakhir dalam rangkaian kunjungan Al-Sisi ke Asia. Sebelum tiba di Jakarta, pemimpin Mesir itu mengunjungi Korea Selatan pada 6–9 Oktober dan Malaysia pada 9–10 Oktober 2026.

Rangkaian kunjungan tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu tujuan diplomasi penting Al-Sisi di kawasan Asia. Pertemuan dengan Prabowo pun menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk menindaklanjuti hubungan strategis melalui agenda kerja sama konkret.

Pengamanan Kenegaraan Disiapkan, Pesawat Dikawal Sukhoi

Pemerintah Indonesia telah menyiapkan penyambutan resmi bagi Presiden Mesir di Istana Merdeka sejak Sabtu. Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha turut memeriksa kesiapan pasukan jajar kehormatan dan pasukan berkuda dari Batalyon Kavaleri Paspampres.

Sebelumnya, pesawat kepresidenan yang membawa Al-Sisi tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu sore. Saat memasuki wilayah udara Indonesia, pesawat tersebut mendapat pengawalan empat pesawat tempur Sukhoi Su-27/30 dan dua pesawat F-16 milik TNI Angkatan Udara.

Setibanya di Halim, Al-Sisi disambut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman serta Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir. Penyambutan juga melibatkan pasukan jajar kehormatan dan para pelajar yang mengibarkan bendera Indonesia serta Mesir.

Dalam rangkaian penyambutan berikutnya, iring-iringan kendaraan Presiden Mesir dijadwalkan melintasi kawasan Lapangan Silang Monas dengan pengawalan pasukan berkuda Paspampres.

Melalui kunjungan ini, Indonesia dan Mesir berpeluang memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin. Hasil pertemuan dan penandatanganan kesepakatan menjadi agenda penting yang akan menentukan tindak lanjut kerja sama kedua negara. (*)