Saatini AMP
Pers Rilis

Rockefeller Foundation Danai AS$350 Juta Lebih Untuk Menjangkau 731 Juta Orang di Tengah Penurunan Bantuan Global yang Bersejarah di Tahun 2025

Oleh Tim Saat Ini

Laporan Dampak 2025, "Big Bets, Real Results," menyoroti total modal sebesar $32 miliar yang dikumpulkan untuk berbagai solusi bagi jutaan penduduk Afrika, Asia, Amerika Latin & Karibia, Eropa, Amerika Serikat, dan banyak lagi.

NEW YORK, 19 Mei 2026 /PRNewswire/ -- Hari ini The Rockefeller Foundation merilis Laporan Dampak tahun 2025, Big Bets, Real Results, berisi rincian investasi strategis selama satu tahun untuk mengangkat sebagian dari masyarakat paling rentan di dunia dan memecahkan berbagai masalah umat manusia yang paling sering terjadi. Laporan ini merinci pekerjaan The Rockefeller pada tahun 2025, termasuk big bet pada Universal Energy Abundance, Food is Medicine di Amerika Serikat, Regenerative School Meals di seluruh dunia, untuk mempercepat jangkauan teknologi mutakhir, model berbasis komunitas, dan data yang menentukan di seluruh bidang fokus intinya. Di tengah kondisi global yang bergejolak dan penurunan bantuan global yang bersejarah, organisasi filantropi berusia 113 tahun ini telah menyalurkan lebih dari AS$350 juta, secara langsung mengumpulkan dana AS$3 miliar, dan membantu mengumpulkan modal tidak langsung sebesar AS$29 miliar yang menjangkau 731 juta penduduk dunia.


Dr. Rajiv Shah, President of The Rockefeller Foundation, and Denis Karema, Co-Founder and CEO of SokoFresh, visiting a farm outside Nairobi, Kenya, benefiting from solar-powered refrigeration thanks to investments by the Global Energy Alliance for People and Planet in collaboration with CLASP.

"Disrupsi mengubah cara kita bekerja, tapi tidak mengubah untuk siapa kita bekerja. Tahun lalu, komitmen dunia untuk membantu mereka yang membutuhkan menyusut tajam, dan orang-orang yang bergantung pada komitmen tersebut harus menanggung akibatnya. Namun, hal itu juga mengungkapkan keberanian luar biasa dari para pemimpin di Amerika Serikat, Afrika, Asia, dan Amerika Latin yang memilih meningkatkan ambisi mereka dan melakukan tindakan besar. Kami bangga dapat berdiri bersama mereka dan menyampaikan laporan ini, yang membuktikan bahwa tidak mustahil memberikan hasil berskala besar bagi masyarakat rentan, meskipun ada gangguan yang memperburuk kehidupan mereka dan mempersulit pekerjaan kami," kata Dr. Rajiv J. Shah, Presiden The Rockefeller Foundation. Baca pernyataan lengkapnya di sini.

Dampak 2025 Berdasarkan Angka

Pada tahun 2025, The Rockefeller Foundation mendanai lebih dari $350 juta melalui 235 dana hibah dan investasi terkait program kepada 204 mitra. Indikator berikut menyoroti jangkauan, penggalangan modal, dan dampak lingkungan dari portofolio 2025:

"Ketika dunia mengalami kemunduran, filantropi harus berperan aktif," kata Elizabeth Yee, Wakil Presiden Eksekutif The Rockefeller Foundation. "Mulai dari peringatan berbasis AI terkait penyakit di Amerika Latin hingga makanan bagi sekolah di Kenya dan energi bersih di Haiti, tahun 2025 menunjukkan bahwa investasi yang tepat dan bersama mitra yang tepat memberikan hasil dalam skala besar, memperkuat pasar, dan menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat."

Cerita dari Lapangan: Dampak Nyata pada Kehidupan Manusia

Laporan tahun 2025 menyoroti orang-orang yang menjadi fokus pekerjaan The Rockefeller Foundation dan 'Big Bets' yang disusun dalam tiga pilar strategis:

  1. Teknologi Mutakhir: Menjembatani kesenjangan antara sektor publik dan swasta untuk memastikan terobosan teknologi terbaru dapat terlebih dahulu menjangkau orang-orang yang paling membutuhkan manfaatnya.
  2. Model Berbasis Komunitas: Penguatan sistem dan infrastruktur lokal untuk memastikan kemajuan berkelanjutan yang dipimpin oleh komunitas dan untuk komunitas yang dilayaninya.
  3. Data yang Menentukan: Memanfaatkan data dan bukti yang tidak konvensional untuk memungkinkan pengambilan keputusan cepat yang diperlukan untuk menyelamatkan nyawa dan mengembangkan berbagai ide yang mengubah dunia.

Untuk melihat daftar lengkap ceritanya, klik di sini dan beberapa cuplikan berikut yang menggambarkan pekerjaan ini secara langsung:

"Saat memperingati 60 tahun Kantor Regional Afrika milik The Rockefeller Foundation, hal ini mencerminkan perubahan lebih luas dalam masa depan pembangunan. Di tengah pemotongan bantuan, ketegangan geopolitik dan konflik, dampak perubahan iklim, dan perubahan politik, kemajuan menjadi semakin sulit untuk dipertahankan. Dengan latar belakang ini, fokusnya semakin meningkat pada penguatan kemampuan Afrika di bidang kesehatan, pendidikan dan energi, solusi dan kepemimpinan yang dipimpin oleh Afrika, serta peran modal filantropi. Laporan Dampak terbaru dari The Rockefeller Foundation menyoroti cara kami menata ulang kemajuan melalui tindakan dan kemitraan yang didorong oleh misi." - William Asiko, Wakil Presiden Senior dan Pimpinan Kantor Regional The Rockefeller Foundation di Afrika

"Pada tahun 2025, pekerjaan kami di Asia membuktikan bahwa teknologi mutakhir seperti penyimpanan baterai dan alat pertanian bertenaga AI bukan hanya inovasi, namun juga menjadi penyelamat yang penting." Dengan menjangkau hampir 94 juta orang di seluruh wilayah ini, kami menunjukkan bagaimana energi terdesentralisasi dan data cerdas iklim dapat menjamin mata pencaharian meskipun ketika iklim global menjadi semakin sulit diprediksi." ― Deepali Khanna, Wakil Presiden Senior dan Pimpinan Kantor Regional The Rockefeller Foundation di Asia

"Kegiatan Kantor Regional LAC selama tahun pertama adalah memprioritaskan kemitraan lokal dan model berbasis komunitas untuk melindungi bumi dan masyarakat di Amerika Latin dan Karibia. Mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan untuk memprediksi wabah demam berdarah di Cali (Kolombia) hingga upaya reboisasi di Maranhão (Brasil), investasi kami sebesar AS$59 juta di wilayah ini berfokus pada pembangunan ketahanan lokal yang mampu menghadapi gejolak dunia." - Lyana Latorre, Wakil Presiden dan Kepala Kantor Regional The Rockefeller Foundation di Amerika Latin dan Karibia

Anda dapat menjajaki dan mengunduh Laporan Dampak Tahun 2025 online selengkapnya di impactreport.rockefellerfoundation.org.

Tentang The Rockefeller Foundation

Dengan menginvestasikan $30 miliar dalam 113 tahun terakhir untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia, The Rockefeller Foundation adalah pelopor filantropi yang didirikan berdasarkan kemitraan tidak biasa dan solusi inovatif yang memberikan hasil terukur bagi masyarakat di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Kami memanfaatkan terobosan ilmiah, kecerdasan buatan, dan teknologi baru untuk membuat melakukan investasi besar (bigbet) di bidang energi, makanan, kesehatan, dan keuangan. Untuk informasi lebih lanjut, daftarkan diri Anda untuk mendapatkan buletin kami di www.rockefellerfoundation.org/subscribe dan ikuti kami di   X @RockefellerFdn, Instagram @rockefellerfdn, YouTube @RockefellerFdn, dan LinkedIn @the-rockefeller-foundation.


We see our job as helping bridge the gaps — between innovation and adoption, supply and demand, data and decisions — to build long-lasting impact. Getting results with frontier technology doesn't always require a breakthrough. Sometimes it just requires a new way of thinking about the tools we already have. AI is already working. Our job is to make sure it works for those who need it most.

Foto - https://mma.prnasia.com/media2/2981676/RF_people_final.jpg?p=medium600
Foto - https://mma.prnasia.com/media2/2981677/LessonsLearnedRoundedSquare.jpg?p=medium600