Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI di Istana Negara. Rotasi kepemimpinan puncak TNI ini ditetapkan melalui dua Keputusan Presiden yang ditandatangani pada 14 Oktober dan diresmikan dengan pengambilan sumpah jabatan.
JAKARTA, saatini.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dalam upacara khidmat yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis.
Penunjukan Jenderal Tandyo, yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Wakil Panglima TNI, menjadi bagian dari rotasi strategis di kepemimpinan puncak Tentara Nasional Indonesia.
Pengangkatan Jenderal Tandyo ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106 TNI tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
Pembacaan Keppres tersebut dilakukan oleh Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana, di hadapan jajaran pejabat tinggi negara yang hadir.
Prosesi di Istana Negara tersebut digelar bersamaan dengan pelantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang sebelumnya menjabat KSAD, sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Pengangkatan Jenderal Maruli tertuang dalam Keppres Nomor 105, dengan kedua dokumen keputusan presiden tersebut ditandatangani resmi oleh Presiden Prabowo pada Rabu (14/10).
Upacara diawali dengan pembacaan surat keputusan presiden dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Negara. Kedua perwira tinggi TNI tersebut mengikrarkan sumpah untuk bertugas dengan penuh tanggung jawab demi bangsa dan negara.
"Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya," ucap Jenderal Maruli dan Jenderal Tandyo saat mengikrarkan sumpah yang dituntun oleh Presiden Prabowo.
Setelah pengucapan sumpah, Presiden Prabowo menyematkan tanda pangkat dan tanda jabatan baru kepada Jenderal Maruli dan dilanjutkan kepada Jenderal Tandyo.
Prosesi kemudian diteruskan dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh kedua pejabat baru, Presiden Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang bertindak sebagai saksi.
Rangkaian acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo yang diikuti oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran pejabat negara.
Pelantikan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting dan anggota Kabinet Merah Putih, seperti Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Wantimpres RI Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menko PMK Sugiono, serta Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono.