PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih dua penghargaan bergengsi di ajang IICD Corporate Governance Award 2026, yakni Top 50 Big Capitalization Public Listed Company dan Best Disclosure and Transparency. Pencapaian ini menjadi bentuk pengakuan independen atas komitmen perseroan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance serta meningkatkan akuntabilitas publik, yang dinilai berdasarkan standar internasional ASEAN Corporate Governance Scorecard.
JAKARTA, saatini.com - BUMN pengelola jalan tol terkemuka, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sukses menyabet dua penghargaan bergengsi dalam ajang The 17th Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) Corporate Governance Conference and Award 2026.
Pencapaian ini menjadi bentuk pengakuan independen atas komitmen kuat perseroan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), keterbukaan informasi, serta akuntabilitas publik yang berkelanjutan.
Dalam ajang yang mengusung tema “Strengthening Market Confidence through Governance Excellence” tersebut, Jasa Marga berhasil memboyong predikat Top 50 Big Capitalization Public Listed Company serta Best Disclosure and Transparency.
"Pencapaian ini menjadi apresiasi atas komitmen Perseroan dalam memperkuat tata kelola, keterbukaan informasi, dan akuntabilitas publik," ungkap Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Seluruh proses evaluasi dan penilaian pada ajang tahunan ini dilakukan secara independen oleh IICD dengan mengacu pada standar internasional ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
Rivan menegaskan bahwa penerapan tata kelola perusahaan yang kuat merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan bisnis sekaligus instrumen vital dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham (shareholders) dan pemangku kepentingan (stakeholders).
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Trias Andriyanto, mewakili manajemen perseroan.
"Bagi kami, keterbukaan informasi bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan komitmen untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan pasar modal. Seluruh informasi yang kami sampaikan harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Rivan.
Lebih lanjut, manajemen Jasa Marga menekankan bahwa keberhasilan penerapan GCG tidak hanya berhenti pada pemenuhan aspek administratif semata, tetapi harus memberikan dampak positif yang nyata terhadap kualitas operasional di lapangan.
Penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel dipastikan berbanding lurus dengan peningkatan pelayanan publik bagi seluruh pengguna jalan tol di Indonesia.
Guna menjaga konsistensi kinerja operasional, Jasa Marga terus memperketat pengawasan internal, mengoptimalkan integrasi teknologi digital, serta meningkatkan keandalan infrastruktur demi menghadirkan layanan jalan tol yang aman, lancar, dan nyaman.