Saatini AMP
News

Stadion H. Agus Salim Dibangun Ulang, Kapasitas Tembus 12 Ribu Penonton!

Hutama Karya membangun ulang Stadion H. Agus Salim dengan kapasitas 12.067 penonton, fasilitas modern, dan arsitektur bernuansa Minangkabau.

Oleh Sigit Nugroho
Rencana Stadion H. Agus Salim (Foto: Dok. Hutama Karya)

Hutama Karya dan Adhi Karya menggarap stadion kebanggaan Padang dengan konsep khusus sepak bola, fasilitas modern, dan desain bernuansa Minangkabau.

Padang, Saatini.com – Stadion H. Agus Salim di Kota Padang, Sumatera Barat, bersiap tampil dengan wajah baru. PT Hutama Karya (Persero) bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk membangun kembali stadion tersebut dengan konsep khusus sepak bola, fasilitas modern, dan desain yang mengangkat nuansa arsitektur rumah adat Minangkabau.

Proyek ini mencakup pembaruan fasilitas serta peningkatan kapasitas menjadi 12.067 penonton, lebih besar dibandingkan kapasitas sebelumnya yang sekitar 10.000 orang. Melalui pembangunan tersebut, stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat ini diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan pertandingan dan perkembangan sepak bola di daerah.

Konsep football-only stadium menjadi salah satu perubahan utama dalam proyek ini. Stadion tidak lagi menggunakan lintasan lari sehingga area utama dapat difokuskan untuk pertandingan sepak bola.

Hutama Karya dan Adhi Karya Teken Kontrak Pembangunan

Hutama Karya menjalankan proyek pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim bersama Adhi Karya melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) HK-Adhi. Kontrak proyek tersebut bertanggal 9 Oktober 2026.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Executive Vice President (EVP) Divisi Infrastruktur II Hutama Karya sekaligus Kuasa KSO HK-Adhi, Andung Damar Sasongko, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Barat, Ivan Pratama Setiadi.

Dalam kegiatan tersebut, Andung Damar Sasongko didampingi Soni Ariawan, Manajer Biro Produksi I Adhi Karya. Sejumlah pejabat turut hadir, baik secara langsung maupun daring, untuk mendukung pelaksanaan proyek infrastruktur olahraga tersebut.

Pejabat yang hadir antara lain Plt. Direktur Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga, dan Sosial Budaya, Irawanto, yang mengikuti kegiatan secara daring. Hadir pula Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Barat R. Rifi Firdaus Lustika serta General Manager of Settlement, Spatial Planning, and Building Division PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), Rachmat Nur Rochim.

Sebelum penandatanganan kontrak, proyek ini telah memasuki rangkaian persiapan yang ditandai dengan peletakan batu pertama pada Rabu, 9 September, di lokasi stadion, Jalan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

Desain Baru Stadion H. Agus Salim Usung Konsep Khusus Sepak Bola

Pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim mencakup kawasan seluas 53.068,49 meter persegi. Sementara itu, luas bangunan utama stadion mencapai 21.747,67 meter persegi.

Desain tanpa lintasan lari memungkinkan area utama stadion berfokus pada kebutuhan pertandingan sepak bola. Selain lapangan, proyek ini juga mencakup fasilitas untuk pemain, perangkat pertandingan, awak media, dan penonton.

Nuansa arsitektur rumah adat Minangkabau menjadi elemen penting dalam rancangan stadion yang lebih modern. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan tidak hanya memperbarui fungsi fasilitas olahraga, tetapi juga mengangkat karakter arsitektur lokal.

Konsep ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan stadion yang fungsional sekaligus sesuai dengan identitas daerah. Stadion H. Agus Salim diharapkan dapat terus menjadi fasilitas olahraga representatif bagi masyarakat Sumatera Barat.

Lapangan Berstandar FIFA hingga Ruang Konferensi Pers

Lingkup pembangunan mencakup lapangan sepak bola berstandar FIFA serta papan skor atau scoreboard. Proyek ini juga menyediakan beragam ruang dan fasilitas pendukung untuk menunjang aktivitas pertandingan.

Fasilitas bagi pemain meliputi ruang ganti dan ruang pemanasan, sedangkan perangkat pertandingan mendapat ruang wasit tersendiri. Stadion juga dilengkapi ruang konferensi pers untuk mendukung kegiatan media setelah pertandingan.

Di area lainnya, rancangan stadion mencakup lobi, lounge, serta pusat jajanan dan kuliner. Kehadiran fasilitas tersebut melengkapi kebutuhan pengunjung di luar area pertandingan.

Stadion ini juga menyediakan tempat duduk aksesibel bagi penyandang disabilitas. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari rancangan yang memperhatikan kebutuhan penonton dengan beragam kondisi.

Kapasitas Naik dari 10.000 Menjadi 12.067 Penonton

Stadion H. Agus Salim direncanakan menampung 12.067 penonton setelah pembangunan kembali. Jumlah tersebut meningkat dari kapasitas sebelumnya yang berada di kisaran 10.000 penonton.

Komposisi kursi dalam stadion terbagi ke dalam empat kategori, mulai dari VVIP hingga media. Berikut rincian kapasitas yang direncanakan:

• VVIP: 114 kursi.

• VIP: 488 kursi.

• Publik atau reguler: 11.273 kursi.

• Media: 192 kursi.

Dengan tambahan kapasitas tersebut, stadion dapat menyediakan lebih banyak tempat bagi penonton sekaligus ruang khusus bagi tamu VIP dan awak media. Pembagian area ini menjadi bagian dari penataan fasilitas dalam stadion yang baru.

Proyek Didukung Anggaran Tahun Jamak 2026–2028

Pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim didukung anggaran tahun jamak atau multi-years untuk periode 2026–2028. Skema tersebut menjadi dukungan pendanaan bagi pelaksanaan proyek dalam rentang beberapa tahun.

Hutama Karya menyatakan pembangunan ini sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam menyediakan infrastruktur olahraga berkualitas bagi masyarakat Sumatera Barat. Perusahaan bersama mitra KSO juga menekankan kualitas pekerjaan, keselamatan, dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan proyek.

Pj. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pembangunan stadion tersebut diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung perkembangan olahraga daerah.

“Pembangunan Stadion H. Agus Salim merupakan bagian dari kontribusi Hutama Karya dalam menghadirkan fasilitas olahraga yang berkualitas bagi masyarakat Sumatera Barat. Bersama mitra dalam Kerja Sama Operasi, kami berkomitmen melaksanakan pekerjaan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan, dan ketepatan waktu. Kami berharap stadion ini dapat mendukung perkembangan olahraga sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutup Hamdani.

Markas Semen Padang FC Diharapkan Makin Representatif

Stadion H. Agus Salim selama ini menjadi salah satu fasilitas olahraga utama di Sumatera Barat sekaligus markas Semen Padang FC. Pembaruan stadion diharapkan dapat menunjang kebutuhan pertandingan dan aktivitas sepak bola di wilayah tersebut.

Dengan kapasitas yang lebih besar dan fasilitas pendukung yang diperbarui, stadion ini diproyeksikan menjadi sarana olahraga yang lebih representatif bagi pemain, perangkat pertandingan, media, dan penonton. Pembangunan tersebut juga diharapkan mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, di Sumatera Barat.

Infrastruktur Olahraga Jadi Bagian Pembangunan Daerah

Pembangunan kembali Stadion H. Agus Salim tidak hanya menyasar kebutuhan pertandingan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas olahraga yang memadai. Proyek ini diharapkan turut menunjang perkembangan Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat.

Upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, pembangunan stadion menjadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan pembangunan di berbagai daerah.

Melalui kolaborasi Hutama Karya dan Adhi Karya, Stadion H. Agus Salim akan menjalani pembaruan dengan fokus pada fungsi sepak bola, kapasitas penonton, dan kelengkapan fasilitas. Perpaduan desain modern dengan nuansa Minangkabau diharapkan menjadikan stadion ini sebagai fasilitas olahraga yang fungsional sekaligus mencerminkan identitas lokal. (*)

Sumatera Barat Hutama Karya Stadion H. Agus Salim Adhi Karya Semen Padang FC stadion Padang infrastruktur olahraga pembangunan stadion arsitektur Minangkabau