TNI Angkatan Laut mengonfirmasi pengerahan 20.980 personel ke DKI Jakarta untuk memperkuat pengamanan nasional serta persiapan latihan militer strategis di wilayah Tangerang dan Pandeglang. Langkah ini dilakukan berdasarkan surat telegram Panglima TNI demi menjaga stabilitas keamanan, meskipun detail ancaman spesifik yang dihadapi belum diungkap.
JAKARTA, saatini.com - TNI Angkatan Laut (TNI AL) dikabarkan menyiapkan 20.980 personel untuk memperkuat pengamanan wilayah DKI Jakarta berdasarkan Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR/96/2026 tertanggal 2 November 2026.
Pergerakan pasukan dalam jumlah besar ke Jakarta tersebut demi menjaga stabilitas keamanan nasional.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengonfirmasi kebenaran informasi pengerahan pasukan ini saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
"Kami sampaikan bahwa informasi tentang pengerahan personel TNI AL itu benar," ujar Tunggul.
Menurutnya, pengerahan pasukan ini telah disesuaikan dengan ketentuan hukum yang berlaku serta bertujuan utama untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Kendati demikian, pihak TNI AL belum merinci secara detail bentuk ancaman spesifik yang sedang dihadapi Indonesia hingga membutuhkan pergerakan pasukan berskala besar ke ibu kota.
Selain menjalankan tugas pengamanan negara, Laksamana Pertama TNI Tunggul mengungkapkan bahwa pergerakan pasukan ini juga bagian dari persiapan matang untuk rangkaian latihan militer strategis yang akan segera digelar oleh TNI AL.
Beberapa agenda latihan besar yang dimaksud meliputi:
Meski telah memberikan konfirmasi terkait status dan agenda latihan tersebut, Kadispenal enggan membeberkan angka pasti mengenai jumlah total personel yang dikerahkan dalam pergerakan ke Jakarta kali ini.