JAKARTA, saatini.com - CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani bersama Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu.

Kehadiran dua pejabat penting tersebut dilakukan guna memenuhi panggilan mendadak dari Presiden Prabowo Subianto untuk membahas sejumlah agenda strategis.

Meskipun agenda pertemuan digelar secara tertutup, Rosan Roeslani masih enggan membeberkan topik utama yang dibahas bersama Presiden. Saat dihampiri awak media di lingkungan Istana, Rosan hanya memberikan respons singkat sebelum memasuki ruangan rapat.

"Nanti, nanti," ujar Rosan Roeslani singkat menjawab cecaran pertanyaan jurnalis di Jakarta, Rabu.

Tunggu Laporan Dirut Pertamina

Di saat yang sama, Menko Bahlil Lahadalia memberikan sedikit gambaran terkait isu-isu panas yang berpotensi masuk ke dalam meja pembahasan bersama Kepala Negara.

Menanggapi spekulasi mengenai krisis kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tengah melanda wilayah Bali, Bahlil menyatakan belum bisa memastikan apakah topik tersebut menjadi bahasan utama dalam rapat kali ini.

Bahlil menegaskan bahwa dirinya masih menunggu laporan resmi dan pembaruan kondisi lapangan dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, yang tengah meninjau langsung situasi di wilayah terdampak.

Ia berjanji akan memberikan keterangan pers secara komprehensif kepada publik setelah seluruh rangkaian rapat bersama Presiden Prabowo selesai dan laporan dari pihak Pertamina telah diterima secara lengkap.

"Aku rapat dulu. Setelah rapat selesai, baru saya sampaikan kepada teman-teman media. Pak Dirut Pertamina dari sana, nanti setelah itu saya akan mendapat laporan Pak Dirut Pertamina. Setelah itu saya sampaikan kepada teman-teman," pungkas Bahlil sebelum melangkah masuk ke Istana.