CHONGQING, Tiongkok, 28 September 2026 /PRNewswire/ -- Ajang Gastech 2026 di Bangkok International Trade Exhibition Centre menarik kehadiran 59.468 pengunjung dari lebih dari 150 negara. Dari sekitar 1.000 pengunjung yang berkunjung ke stan Endurance Energy, perusahaan ini mencatat lebih dari 100 prospek bisnis. Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan yang menjadi fokus utama.
Salah satu tantangan yang kerap dihadapi Thailand, Indonesia, dan negara-negara di sekitarnya adalah pengembangan ladang gas skala kecil serta proyek biogas yang secara teknis memiliki potensi, namun belum layak secara komersial karena biaya pengembangannya masih terlalu tinggi. Akibatnya, sebagian potensi gas belum dapat dimanfaatkan secara optimal, bukan karena keterbatasan cadangan, melainkan komposisinya yang tidak memenuhi spesifikasi untuk diproses dengan fasilitas konvensional.
Endurance Energy menawarkan solusi dengan memindahkan sebagian besar proses kompleks tersebut ke fasilitas produksi. Teknologi desulfurisasi, dekarbonisasi, dehidrasi, dan penghilangan merkuri diintegrasikan dengan unit pencairan gas dalam konfigurasi berbasis rangka modular. Unit lalu dikirim dalam kondisi lengkap dan dapat segera menjalani proses uji coba di lokasi proyek. Melalui pendekatan ini, pengembangan ladang gas skala kecil secara bertahap dapat dilakukan dengan pertimbangan teknis dan ekonomi yang lebih realistis.
"Proyek skala kecil jarang gagal karena persoalan teknis," kata David Li, Vice President, Global Business Development Group, Endurance Energy. "Biasanya, persoalannya terletak pada jadwal dan siapa yang akan menangani masalah ketika terjadi gangguan."
Pendekatan serupa diterapkan pada berbagai solusi yang ditampilkan di stan Endurance Energy, mulai dari pabrik liquefaction LNG, rangka modular yang terintegrasi dengan LNG/L-CNG, unit pengisian bahan bakar tipe box, peralatan CNG yang mudah berpindah, hingga solusi hidrogen. Seluruh solusi tersebut mengandalkan proses yang terintegrasi sejak tahap awal, mulai dari prefabrikasi di pabrik, pengiriman unit secara lengkap, hingga proses uji coba secara cepat di lokasi.
Dari luar Asia Tenggara, Endurance Energy juga membawa pengalaman yang telah diterapkan langsung di lapangan, termasuk di Afrika. Dalam program Abuja CNG Hub di Nigeria, perusahaan menjadi salah satu pemasok utama yang menyediakan paket peralatan lengkap, mulai dari sistem kompresi untuk stasiun induk CNG dan subsistem pengisian bahan bakar hingga integrasi stasiun. Endurance Energy juga menurunkan tim teknis untuk menangani instalasi dan uji coba, menerapkan standar operasi dan pemeliharaan (O&M), serta melatih tenaga kerja lokal.
Pada Mei, salah satu hub station yang dipasok Endurance Energy mulai beroperasi secara komersial, dan peralatan tahap pertama beroperasi secara stabil. Sejumlah perusahaan Nigeria kemudian menyatakan minat untuk menjalin kerja sama dengan Endurance Energy.
Saat ini, Endurance Energy mengoperasikan lebih dari 500 stasiun pengisian bahan bakar di lebih dari 15 negara. Pengalaman tersebut membuktikan peran dari desain modular dan dukungan layanan lokal dalam mempercepat adopsi energi bersih.
Tentang Endurance Energy
Endurance Energy Equipment Co., Ltd. berdiri pada 1997 dan merupakan perusahaan teknologi mutakhir berskala nasional di Tiongkok. Perusahaan ini juga menjadi salah satu dari beberapa produsen yang menyediakan peralatan terintegrasi untuk pemrosesan, pencairan gas alam, dan pengisian bahan bakar gas alam serta hidrogen. Solusi perusahaan juga mencakup pemurnian, pencairan gas alam, penyimpanan, peak shaving, vaporisasi, pengisian bahan bakar, dan metering.
Informasi selengkapnya: www.endurance-energy.com.

Tinggalkan Komentar