PB PERGATSI Perluas Pembinaan Gateball ke Sekolah
Jakarta, Saatini.com – Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB PERGATSI) menyiapkan langkah untuk memperluas pembinaan gateball ke berbagai daerah, termasuk lingkungan sekolah. Strategi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi atlet sekaligus mengenalkan olahraga tersebut kepada lebih banyak masyarakat.
Ketua Umum PB PERGATSI Diana Kusumastuti menilai pengembangan gateball membutuhkan dukungan organisasi yang kuat, peningkatan kualitas atlet, dan kompetisi yang berjenjang. Karena itu, ia ingin pembinaan tidak hanya berjalan di lingkungan instansi tertentu, tetapi juga menjangkau sekolah serta berbagai lembaga pemerintahan.
“Kami berharap pembinaan olahraga gateball ini bisa dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. Termasuk juga diperkenalkan untuk kegiatan olahraga di sekolah-sekolah sehingga bisa diikuti para siswa,” ujar Diana saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PERGATSI di Wisma Wiladatika Cibubur, Cimanggis, Jakarta Timur, Minggu (18/10/2026).
Rakernas tersebut mengusung tema “Gateball Indonesia Bersatu, Berprestasi dan Mendunia”. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Harian PB PERGATSI Khalawi Abdul Hamid, Wakil Sekretaris Jenderal KONI Pusat Othnil Mamahit, serta jajaran pengurus PERGATSI dari berbagai wilayah Indonesia.
Bidik Pemain Sejak Usia Dini, Peralatan Sekolah Ikut Disiapkan
PB PERGATSI ingin menjadikan sekolah sebagai salah satu basis pengembangan pemain baru. Melalui pengenalan sejak dini, organisasi ini berharap semakin banyak siswa mengenal gateball dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan hingga menjadi atlet berprestasi.
Diana menegaskan bahwa perkembangan olahraga ini tidak boleh terbatas pada lingkungan dinas atau balai-balai Pekerjaan Umum. Ia mendorong pengurus PERGATSI memperluas sosialisasi ke berbagai instansi pemerintahan, dinas, dan sekolah di seluruh Indonesia.
“Harapan saya, gateball tidak hanya dikenal di lingkungan dinas atau balai-balai Pekerjaan Umum, tetapi juga di seluruh lembaga pemerintahan, dinas, dan sekolah-sekolah. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang mengenal dan tertarik untuk bermain gateball,” ungkap Diana.
Untuk mendukung langkah tersebut, PB PERGATSI juga berupaya menyiapkan bantuan peralatan olahraga bagi sekolah serta pengurus di tingkat kabupaten dan kota. Ketersediaan peralatan diharapkan membantu proses pengenalan sekaligus mendukung pembinaan yang lebih luas.
“Kami juga akan berupaya agar bantuan peralatan olahraga gateball untuk mendukung pengenalan dan pembinaan gateball di sekolah-sekolah maupun kabupaten/kota bisa disiapkan dengan baik,” lanjutnya.
Pengurus Daerah Diminta Aktif Bangun Kemitraan
Perluasan pembinaan membutuhkan keterlibatan pengurus di setiap tingkatan. Diana meminta Pengprov serta pengurus PERGATSI kabupaten dan kota lebih aktif menyosialisasikan gateball dan membangun kemitraan dengan sekolah maupun instansi terkait.
Menurutnya, penguatan organisasi daerah menjadi fondasi penting untuk membangun sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Semakin luas jangkauan organisasi, semakin besar pula peluang masyarakat mengenal olahraga ini dan menemukan jalur untuk mengembangkan potensinya.
PB PERGATSI juga ingin memastikan pembinaan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas atlet, pelatihan, kemampuan wasit, dan penyelenggaraan kompetisi. Seluruh unsur tersebut perlu berkembang bersama agar proses pencarian dan pengembangan atlet tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata.
Melalui koordinasi yang lebih kuat, organisasi berharap setiap daerah mampu menjalankan pembinaan secara konsisten. Dengan demikian, pengembangan gateball dapat berlangsung lebih terarah, mulai dari pengenalan olahraga hingga persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional dan internasional.
Kejurnas Gateball Jadi Tolok Ukur Kualitas Atlet
Selain memperluas basis pemain, PB PERGATSI menempatkan kompetisi berjenjang sebagai bagian penting dari strategi peningkatan prestasi. Kejuaraan memberi kesempatan kepada atlet untuk menguji kemampuan, memperkuat kekompakan tim, serta menunjukkan hasil pembinaan yang telah berjalan di daerah.
Diana mengatakan PB PERGATSI akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gateball pada pekan berikutnya setelah Rakernas. Ajang tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi kualitas atlet sekaligus mengukur efektivitas program pembinaan di berbagai wilayah.
Menurut Diana, Kejurnas juga memiliki peran dalam proses seleksi atlet yang berpotensi mewakili Indonesia pada kompetisi lebih tinggi. Salah satu sasaran yang disebutnya ialah World Gateball Championship atau kejuaraan dunia gateball.
“Adanya Kejurnas selain mendorong kekompakan tim juga menjadi salah satu faktor penting dalam seleksi atlet berprestasi menghadapi kompetisi, khususnya pada ajang internasional seperti World Gateball Championship,” katanya.
Karena itu, Diana meminta seluruh elemen organisasi bergerak bersama untuk memperkuat pembinaan dan menghasilkan prestasi. Ia berharap kompetisi nasional dapat menjadi pijakan bagi atlet Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dan mengharumkan nama negara.
Gateball Dibidik Masuk SEA Games
Ambisi PB PERGATSI tidak berhenti pada pengembangan atlet dan keikutsertaan dalam kejuaraan dunia. Organisasi ini juga berupaya agar gateball masuk sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games.
Diana berharap kesempatan tersebut dapat membuka jalan bagi atlet gateball Indonesia untuk bersaing dan meraih prestasi di tingkat Asia Tenggara. Namun, jika gateball belum mendapat persetujuan sebagai cabang yang dipertandingkan, PB PERGATSI menyatakan siap mengupayakan penyelenggaraan ekshibisi terlebih dahulu.
“Kami juga berupaya agar gateball ini bisa masuk dalam olahraga yang dipertandingkan di SEA Games sehingga atlet gateball bisa meraih prestasi terbaik, namun jika belum disetujui pihaknya siap melaksanakan eksebisi gateball terlebih dulu,” harap Diana.
Upaya tersebut sejalan dengan agenda organisasi untuk meningkatkan daya saing atlet dan memperluas pengenalan gateball di tingkat internasional. Pembinaan yang konsisten menjadi salah satu modal penting untuk mempersiapkan atlet apabila peluang bertanding di ajang regional terbuka.
Bukan Sekadar Olahraga, Gateball Latih Strategi dan Kekompakan
Diana menilai gateball memiliki nilai lebih karena melatih kemampuan menyusun strategi dan bekerja sama dalam tim. Kedua aspek itu bukan hanya mendukung pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga membangun kebersamaan untuk mencapai tujuan bersama.
Nilai tersebut menjadi salah satu alasan PB PERGATSI ingin memperluas jangkauan gateball ke sekolah dan berbagai lingkungan masyarakat. Dengan semakin banyak orang mengenal olahraga ini, organisasi berharap gateball dapat berkembang sebagai sarana aktivitas olahraga sekaligus pembinaan karakter.
“Dengan pembinaan yang terarah, organisasi yang kuat, dan kolaborasi lintas sektor, gateball diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan mampu melahirkan atlet-atlet unggulan Indonesia,” ujar Diana.
PB PERGATSI berharap seluruh pengurus dapat memperkuat koordinasi, memperluas pembinaan, dan meningkatkan kualitas kompetisi secara berkelanjutan. Melalui langkah tersebut, organisasi menargetkan lahirnya atlet yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus membawa gateball Indonesia semakin dikenal luas. (*)
Tinggalkan Komentar