JAKARTA, saatini.com - PT KAI Logistik mencatatkan prestasi dalam ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026 setelah meraih predikat Sector Champion kategori logistik.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin baik.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Selasa (13 Oktober 2026).

Selain menjadi yang terbaik pada kategori sektor logistik, KAI Logistik juga menempati peringkat ke-48 dalam daftar Top Danantara Indonesia CX100 BUMN 2026.

Capaian ini menempatkan KAI Logistik sebagai salah satu dari delapan badan usaha milik negara (BUMN) yang meraih predikat Sector Champion dalam ajang tersebut.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada pelanggan yang selama ini mempercayakan kebutuhan pengiriman barang dan layanan logistik kepada perusahaan.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan perusahaan dalam menjaga kualitas layanan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan KAI Logistik. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas upaya bersama seluruh insan perusahaan dalam menghadirkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar kepercayaan tersebut dapat kami jaga dan tingkatkan secara berkelanjutan tentunya dengan semangat semakin melayani," ujar Yuskal dalam keterangan tertulis, Kamis (15 Oktober 2026).

Perkuat Layanan Digital dan Kemudahan Pengiriman

KAI Logistik terus mengembangkan layanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam. Perusahaan menempuh sejumlah langkah, mulai dari meningkatkan kemudahan akses layanan, memperbaiki proses bisnis, hingga memanfaatkan teknologi digital.

Pengembangan tersebut diarahkan untuk membuat layanan logistik lebih praktis, mudah dijangkau, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna.

Perusahaan juga berupaya memperluas titik layanan serta mengembangkan bisnis agar dapat menjangkau lebih banyak pelanggan.

Yuskal menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan tidak berhenti pada pencapaian penghargaan. Menurutnya, ukuran keberhasilan perusahaan juga terlihat dari pengalaman pelanggan ketika menggunakan layanan, mulai dari proses awal hingga kebutuhan pengiriman selesai.

Karena itu, masukan pelanggan menjadi salah satu landasan bagi perusahaan dalam menentukan prioritas perbaikan.

Evaluasi dilakukan terhadap berbagai aspek, termasuk kegiatan operasional, pengembangan layanan digital, serta upaya menghadirkan proses pelayanan yang lebih efektif.

KAI Logistik juga berkomitmen mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam pengembangan bisnis. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah penerapan green logistics atau logistik hijau untuk mendukung layanan yang memperhatikan aspek lingkungan.

Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berupaya menciptakan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendorong praktik logistik yang lebih berkelanjutan.

Kepuasan Pelanggan Capai 4,43 dari Skala 5

Upaya peningkatan pelayanan KAI Logistik tercermin dalam hasil survei kepuasan pelanggan pada semester I 2026. Perusahaan mencatat skor kepuasan sebesar 4,43 dari skala maksimal 5.

Capaian tersebut didukung oleh berbagai upaya perbaikan, termasuk pemenuhan kebutuhan pelanggan, kemudahan mengakses layanan, serta peningkatan respons terhadap keluhan.

Hasil survei ini menjadi salah satu indikator yang digunakan perusahaan untuk mengevaluasi kualitas layanan.

Dengan mengetahui pengalaman dan masukan pengguna, KAI Logistik dapat mengidentifikasi aspek yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan.

Selain berfokus pada pelanggan, perusahaan juga melakukan perbaikan pada aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan (K3L) di sejumlah unit operasional.

Langkah tersebut mencakup penerapan prinsip keselamatan serta peningkatan kepedulian terhadap kondisi lingkungan kerja.

Perbaikan pada aspek pelayanan dan operasional diharapkan dapat berjalan beriringan sehingga perusahaan mampu memberikan layanan yang andal sekaligus memperhatikan keselamatan dan keberlanjutan.

"Bagi kami, kualitas layanan tidak berhenti pada pencapaian penghargaan, tetapi harus tercermin dalam pengalaman pelanggan pada setiap proses layanan. Karena itu, masukan pelanggan akan terus menjadi salah satu landasan bagi kami untuk menentukan prioritas perbaikan, baik dalam aspek operasional, digitalisasi, maupun pengembangan layanan yang lebih berkelanjutan," kata Yuskal.

Danantara CX100 Mengukur Pengalaman Pelanggan BUMN

Danantara Indonesia CX100 merupakan model penilaian pengalaman pelanggan atau customer experience (CX) yang dikembangkan untuk mengukur kualitas layanan BUMN berdasarkan perspektif pelanggan.

Penilaian ini menggunakan kerangka 3E, yaitu Effectiveness, Ease, dan Emotion. Ketiga aspek tersebut mengukur ketepatan layanan dalam memenuhi kebutuhan, kemudahan pelanggan ketika mengakses layanan, serta kenyamanan dan perasaan positif yang muncul selama menggunakan layanan.

Proses penilaian dilakukan melalui berbagai metode untuk memperoleh gambaran pengalaman pelanggan secara lebih menyeluruh.

Metode tersebut meliputi jajak pendapat berbasis web (web-based polling), wawancara mendalam (in-depth interview), diskusi kelompok terarah (focus group discussion), survei daring (online survey), wawancara tatap muka (face-to-face interview), dan mystery shopping.

Dalam pelaksanaannya, CX100 mencakup delapan klaster layanan publik. Klaster tersebut meliputi logistik, jasa keuangan, kesehatan, ritel, pariwisata, infrastruktur transportasi, moda transportasi, serta energi dan telekomunikasi.

Melalui penilaian tersebut, kualitas pelayanan BUMN dievaluasi berdasarkan pengalaman masyarakat sebagai pengguna layanan.

Hasilnya diharapkan dapat mendorong perusahaan milik negara untuk terus meningkatkan standar pelayanan dan menyesuaikan pengembangan bisnis dengan kebutuhan pelanggan.

Bagi KAI Logistik, predikat Sector Champion dan posisi ke-48 dalam daftar Top Danantara Indonesia CX100 BUMN 2026 menjadi dorongan untuk melanjutkan perbaikan.

Perusahaan menegaskan akan terus memperkuat layanan operasional, memperluas akses digital, serta mengembangkan logistik berkelanjutan agar kepercayaan pelanggan dapat terjaga dalam jangka panjang.