JAKARTA, saatini.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta masyarakat ibu kota untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terkait sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak pada kualitas udara di Jakarta.

Pemprov DKI memastikan akan terus memperbarui informasi perkembangan situasi secara berkala bersumber dari data akurat lembaga berwenang.

"Pemprov DKI Jakarta akan terus menyampaikan informasi terkini berdasarkan data akurat dari BMKG dan instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk tidak panik, tetap waspada, dan mengutamakan kesehatan bersama," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, di Jakarta, Senin.

Panduan Kesehatan untuk Warga

Untuk meminimalkan risiko dampak kesehatan dari paparan asap, Pemprov DKI membagikan sejumlah langkah preventif yang perlu dilakukan oleh warga:

  • Gunakan Masker Berstandar: Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memakai masker jenis N95 atau KN95 untuk menyaring partikel halus asap.
  • Perlindungan Kelompok Rentan: Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan komorbid diimbau mengurangi aktivitas fisik berat di luar rumah.
  • Pantau Kualitas Udara: Warga dapat mengecek kondisi udara secara real-time melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, maupun Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
  • Hindari Sumber Polusi Tambahan: Dilarang keras membakar sampah atau melakukan aktivitas yang dapat memperburuk kualitas udara setempat.

Chico juga mengingatkan agar masyarakat segera memanfaatkan layanan kesehatan dan kontak darurat jika menemukan kendala.

"Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala gangguan pernapasan. Hubungi layanan darurat Jakarta Siaga di nomor 112 jika membutuhkan bantuan cepat," lanjut Chico.

Sebaran Asap Berkurang

Meskipun sebaran asap karhutla di wilayah Jakarta dilaporkan sudah mulai berkurang sejak Jumat (16/10), Pemprov DKI Jakarta menegaskan tidak akan mengendurkan pengawasan dan terus menjalankan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan seluruh warga.