TANGERANG, saatini.com - Bagi Anda para pemilik hewan peliharaan atau lebih populer disebut anabul (kependekan dari anak bulu) di Kota Tangerang, ada kabar gembira!

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) kembali menggelar program vaksinasi rabies gratis untuk masyarakat umum.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesehatan hewan kesayangan sekaligus memperkuat benteng pertahanan masyarakat dari bahaya penyakit rabies.

Jadwal, Lokasi, dan Link Pendaftaran Resmi

Program vaksinasi gratis kali ini menyediakan kuota yang cukup besar, yakni hingga 50 hewan peliharaan. Pemilik anabul diimbau untuk segera mendaftar sebelum kuota habis.

Berikut rincian pelaksanaan vaksinasi rabies gratis Puskeswan Kota Tangerang:

  • Tanggal: Kamis, 22 Oktober 2026
  • Waktu: Pukul 08.00 – 11.00 WIB
  • Lokasi: Kantor Puskeswan Kota Tangerang
  • Link Pendaftaran (Daring): bit.ly/VaksinHariPuskeswan

Kepala UPTD Puskeswan Kota Tangerang, drh. Wina Listiana, mengajak seluruh pecinta hewan untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini demi kesehatan bersama.

"Jangan sampai kelewatan, mari sayangi kesehatan anabul masing-masing dengan divaksin di Puskeswan Kota Tangerang. Daftarkan sekarang juga, semuanya gratis dan kuota terbatas," tegas drh. Wina di Tangerang, Rabu.

14 Tahun Zero Case Rabies

Upaya pencegahan dan vaksinasi berkelanjutan yang masif ini terbukti membuahkan hasil manis. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, mengungkapkan bahwa Provinsi Banten berhasil mempertahankan rekor status 14 tahun berturut-turut bebas dari kasus rabies (zero case).

Capaian luar biasa ini diraih berkat konsistensi pencegahan, penanganan cepat, serta surveilans ketat yang dilakukan oleh pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota.

Meskipun sepanjang tahun 2025 tercatat ada 1.362 kasus laporan gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di lapangan, seluruhnya berhasil ditangani dengan baik sesuai prosedur standar medis.

Hasilnya, tidak ada satu pun kasus yang berkembang menjadi positif rabies pada manusia.

"Ini menjadi rekor bagi Banten. Walaupun angka gigitan mencapai 1.362 kasus pada tahun 2025, kita bisa menanganinya dengan baik, sehingga status bebas rabies tetap terjaga," pungkas Agus.