JAKARTA, saatini.com - Momen yang dinanti-nantikan jutaan calon duyufurrahman akhirnya tiba! Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi merilis daftar nama calon jemaah haji reguler yang masuk alokasi kuota 1448 Hijriah / 2027 Masehi alias kategori jemaah berhak lunas.
Artinya, bagi kamu atau keluarga yang sudah lama menunggu antrean, ini saatnya melakukan pengecekan status keberangkatan secara mandiri dan bersiap melangkah ke tahap selanjutnya: pemeriksaan tes istithaah kesehatan.
Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, mengimbau para calon jemaah untuk bergerak cepat memeriksa status masing-masing agar proses administrasi berjalan mulus.
“Jemaah dapat memeriksa status masing-masing melalui laman resmi Kemenhaj. Setelah mengetahui statusnya, jemaah perlu mempersiapkan tahapan berikutnya, terutama pemeriksaan kesehatan untuk memastikan pemenuhan persyaratan istithaah kesehatan,” ujar Ian Heriyawan di Jakarta, Rabu.
Siapa Saja yang Masuk Kuota Keberangkatan 2027?
Kemenhaj membagi alokasi kuota haji reguler tahun ini ke dalam tiga kelompok prioritas utama:
- Jemaah Lunas Tunda: Calon jemaah yang sudah melunasi pembayaran di musim sebelumnya, namun keberangkatannya sempat tertunda.
- Jemaah Kuota Murni Tahun Berjalan: Calon jemaah yang nomor porsinya memang secara resmi masuk dalam alokasi tahun 2027.
- Jemaah Lansia Prioritas: Para calon jemaah lanjut usia yang mendapat kuota khusus penghargaan dari pemerintah.
Cara Praktis Cek Status Keberangkatan
Nggak perlu bingung atau antre ke kantor dinas, kamu bisa langsung mengecek status nama dan nomor porsi secara online lewat HP melalui tautan resmi Kemenhaj berikut: Portal Cek Jemaah Berhak Lunas Kemenhaj
Kunci Utama: Wajib Lolos Tes Istithaah Kesehatan!
Perlu diingat, sebelum kamu bisa melakukan pembayaran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih), ada satu syarat krusial yang wajib dikantongi, yaitu status istithaah kesehatan.
Pemerintah mengimbau jemaah untuk mulai menjaga pola hidup sehat dan segera mendatangi fasilitas kesehatan resmi yang ditunjuk untuk melakukan medical check-up.
“Kami mengimbau jemaah agar mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi administrasi maupun kesehatan. Pastikan status keberangkatan telah diperiksa dan ikuti tahapan pemeriksaan kesehatan agar proses penetapan istithaah serta pelunasan dapat dilakukan sesuai ketentuan,” pesan Ian.
Yuk, bagikan informasi bahagia ini ke orang tua, kerabat, atau saudara yang sedang menunggu panggilan ke Tanah Suci! Untuk informasi teknis pelunasan lebih lanjut, jemaah juga bisa langsung berkonsultasi ke Kantor Kemenhaj setempat.
Tinggalkan Komentar