SEMARANG, saatini.com - Menjelang masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengintensifkan pengawasan keselamatan moda transportasi.Langkah preventif berupa ramp check atau pemeriksaan kelaikan operasional diimbau dilakukan secara menyeluruh pada darat, laut, udara, hingga perkeretaapian.

Menhub menegaskan bahwa setiap sarana transportasi publik wajib memenuhi standar kelaikan dan keselamatan ketat sebelum melayani masyarakat.

"Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang melakukan perjalanan pada masa Natal dan Tahun Baru dapat menggunakan transportasi yang selamat, aman, dan laik operasi, sehingga pemeriksaan keselamatan harus dilakukan secara menyeluruh," ujar Menhub Dudy Purwagandhi dalam keterangannya yang terkonfirmasi di Semarang, Sabtu (31/10/2026).

Rincian Kesiapan Ramp Check di 4 Moda Transportasi

Guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Nataru 2026/2027, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membagi fokus pengawasan di masing-masing sektor:

  • Sektor Darat (Bus & Angkutan Umum): Kemenhub mengoptimalkan penggunaan aplikasi MitraDarat yang terhubung langsung dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Dinas Perhubungan di seluruh Indonesia. Sistem digital ini mencatat hasil ramp check secara real-time dan terintegrasi dengan perizinan angkutan resmi.
  • Sektor Laut & Penyeberangan: Uji kelaiklautan dijadwalkan menyasar 2.140 kapal sepanjang 1–30 November 2026 yang melibatkan 132 Unit Pelaksana Teknis (UPT). Cakupannya meliputi 511 kapal penumpang, 63 roro penumpang, 460 roro penyeberangan, 123 kapal cepat, 162 kapal tradisional, serta 821 kapal wisata (diuji petik sebelum terbit SPB).
  • Sektor Udara (Penerbangan): Ramp inspection pesawat digelar di 20 bandar udara prioritas melalui 3 fase pengawasan mulai 1 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027. Selain itu, inspeksi kesiapan keselamatan juga dilakukan di 223 bandar udara, mencakup area pergerakan, kelistrikan, navigasi, hingga armada Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).
  • Sektor Perkeretaapian: Pengawasan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan kelaikan sarana-prasarana dijadwalkan berlangsung dari minggu kedua November hingga minggu pertama Desember 2026. DJKA memprediksi frekuensi perjalanan harian KA Nataru mencapai 376 perjalanan KA antarkota, 426 KA perkotaan regional, dan 2.107 KA komuter.

Evaluasi dan Sinergi Lintas Sektor

Sebagai bahan rujukan, pada periode Nataru 2025/2026 lalu, Kemenhub sukses merealisasikan sebanyak 112.104 kali ramp check secara keseluruhan—jauh melampaui target awal sebesar 15.000 pemeriksaan.

Menhub meminta seluruh operator transportasi dan pemangku kepentingan untuk disiplin menindaklanjuti setiap temuan di lapangan demi menghadirkan perjalanan yang mengutamakan keselamatan.

"Keberhasilan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru membutuhkan kedisiplinan seluruh operator transportasi serta koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait," tutup Dudy.