JAKARTA, saatini.com - Memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar aksi masif Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia.

Langkah strategis ini diambil untuk memperluas akses pangan terjangkau, memangkas rantai pasok, serta menjaga stabilitas harga bahan pokok hingga ke wilayah pelosok.

Sekretaris Utama Bapanas, Ito Hediarto, menegaskan bahwa gelaran GPM serentak ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan murah bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Makin sering kita melaksanakan Gerakan Pangan Murah, lebih baik. Mudah-mudahan gerakan ini membantu masyarakat seluruh Indonesia," kata Ito dalam pembukaan GPM serentak yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis.

Ito meninjau langsung pelaksanaan GPM di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendampingi Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani beserta jajaran pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

Ia menekankan pentingnya penguatan sinergi bersama Bulog, ID FOOD, dan BUMN pangan lainnya. Keberlanjutan program penyeimbang harga ini juga disiapkan secara intensif untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Langkah masif ini menjadi wujud nyata menghadirkan pangan berkualitas dengan harga ramah kantong langsung ke tengah masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan nasional yang mandiri dan berdaulat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto selama dua tahun terakhir.

Aksi Jemput Bola 

Di DKI Jakarta, Bapanas menerapkan strategi jemput bola dengan menyasar kawasan padat penduduk dan wilayah bantaran sungai. Tiga lokasi utama yang disasar meliputi kolong flyover Kalibata, Kelurahan Bidara Cina (Jakarta Timur), dan Kelurahan Bukit Duri (Jakarta Selatan).

Masyarakat terlihat sangat antusias mendatangi stan-stan yang dikelola Dinas Daerah, Bulog, dan pelaku usaha lokal. Warga dapat membeli aneka komoditas pangan berkualitas dengan harga jauh di bawah rata-rata pasar:

  • Beras SPHP: Rp11.000 / kg
  • Beras Premium: Rp14.600 / kg
  • Minyakita: Rp15.000 / liter
  • Minyak Goreng Premium: Rp20.000 / liter
  • Gula Maniskita: Rp17.000 / kg
  • Daging Ayam Ras: Rp36.500 / kg
  • Daging Sapi: Rp117.000 / kg
  • Cabai Rawit Merah: Rp32.500 / kg
  • Cabai Merah Keriting: Rp32.500 / kg
  • Bawang Merah: Rp35.000 / kg
  • Bawang Putih: Rp30.000 / kg

Bertabur Bantuan CSR dan Voucher Belanja

Peringatan Hari Pangan Sedunia tahun ini juga diwarnai aksi kepedulian sosial dari para mitra BUMN pangan. Perum Bulog menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 400 paket beras premium kemasan 5 kg kepada 400 penerima manfaat.

Sementara itu, ID FOOD menyalurkan 2.700 lembar voucher belanja senilai Rp15.000 per lembar yang dibagikan secara merata di tiga lokasi sasaran di Jakarta untuk dibelanjakan langsung di stan GPM.

Bapanas pun mengimbau seluruh kepala daerah untuk terus mengawal kolaborasi ini secara intensif hingga akhir tahun 2026 demi meredam laju inflasi daerah.

Menjaga Keseimbangan 

Hadir meninjau lokasi GPM di Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa menegaskan bahwa agenda swasembada pangan harus berdampak positif bagi seluruh rantai pasok, baik petani di sektor hulu maupun masyarakat di sektor hilir.

"Kesejahteraan petani ini menyangkut dengan pendapatan petani, kesejahteraan masyarakat menyangkut dengan daya beli masyarakat terhadap pangan," kata Wamentan.

"Kita harus sama-sama menjaga kestabilan ini, keseimbangan ini dari hulu hingga hilir untuk mewujudkan suatu keadilan dan kemakmuran," tambahnya.