-
Sinyal Kencang Reshuffle Kabinet Merah Putih: Prabowo Lempar Kode 'Pemain Cadangan Akan Dimainkan'!
-
Prabowo Beri Kode 'Reshuffle' Pakai Analogi Sepak Bola, Pengamat sebut Dua Nama Menteri Ini Terancam
-
Soroti Kinerja dan Isu Hukum Menteri, Pengamat Prediksi Sinyal 'Pemain Cadangan' Prabowo Bermakna Reshuffle
Meta Deskripsi: Presiden Prabowo Subianto lempar sinyal reshuffle kabinet lewat analogi tim sepak bola. Pengamat sebut kinerja dan masalah hukum menteri jadi pemicu utama!
Kata Kunci (SEO Keywords): reshuffle kabinet prabowo, sinyal reshuffle presiden prabowo, kabinet merah putih,agung baskoro trias politika, hendri satrio kedaikopi, menteri kehutanan raja juli antoni, nusron wahid kpk
JAKARTA, saatini.com - Kode keras mengenai potensi perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih berembus kencang langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Saat mengibaratkan susunan jajaran menterinya seperti sebuah tim sepak bola,Prabowo berucap bahwa "yang cadangan akan dimainkan".
Pernyataan menohok tersebut disampaikan Prabowo sewaktu memimpin sidang kabinet dua tahun masa pemerintahannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
"Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker. Yang cadangan, jangan frustrasi, ada saatnya Saudara akan kita mainkan," tegas Prabowo di hadapan para menterinya.
3 Pemicu Reshuffle
Direktur Eksekutif Trias Politika, Agung Baskoro, menilai analogi sepak bola yang digunakan Presiden Prabowo memperlebar peluang terjadinya reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Menurutnya, ada tiga dimensi utama yang melatarbelakangi langkah tersebut:
- Dimensi Teknokratis (Kinerja): Laju penurunan kepuasan publik di sektor ekonomi, penegakan hukum, serta efektivitas program unggulan seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes).
- Dimensi Politis: Kebutuhan Presiden untuk menyeimbangkan poros-poros kekuatan politik guna memegang kendali penuh sebagai Panglima Tertinggi dan Kepala Pemerintahan.
- Dimensi Yuridis: Adanya oknum pembantu presiden yang terindikasi tersangkut masalah atau kasus hukum.
Deretan Nama Menteri yang Jadi Sorotan
Agung Baskoro secara khusus menyoroti beberapa figur menteri yang kinerjanya diterpa kritik tajam serta berpotensi terkena gelombang reshuffle.
Salah satu yang paling disorot adalah Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyusul maraknya isu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu, nama Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, juga ikut disinggung karena dinilai perlu fokus menyelesaikan urusan hukum setelah sempat dua kali absen dari panggilan pemeriksaan KPK.
"Yang lagi ramai kinerja karhutla, jadi fokus saya ke Menteri Kehutanan, Raja Juli. Kemudian tambahan lain, Nusron Wahid, biar fokus ke kasus usai 2 kali mangkir dari panggilan KPK. Sebaiknya beliau mundur karena bisa jadi beban presiden," jelas Agung, Kamis (22/10/2026).
Prabowo Punya Banyak 'Stok' Pemimpin Siap Pakai
Pandangan senada turut disampaikan oleh Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio (Hensat). Ia mengamini bahwa narasi "pemain cadangan" merupakan indikasi kuat bahwa perombakan kabinet tinggal menunggu momentum tepat.
"Kalau saya bacanya, presiden punya banyak stok orang yang siap membantu dirinya untuk dipercayakan di jabatan tertentu. Apakah akan ada reshuffle? Ya, pasti ada. Pemain cadangan artinya warming up dulu sebelum masuk ke gelanggang," ujar Hensat.
Isyarat dari Presiden Prabowo kini membuat konstelasi politik nasional menghangat, sekaligus menuntut para menteri untuk membuktikan kinerja nyata agar posisi mereka di skuad utama tetap aman.
Tinggalkan Komentar