Respons Kaesang Pangarep Usai Presiden Jokowi Dituding Ikut Campur Dorong Dirinya Maju di Pilkada Jakarta

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 29 Juni 2024 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo Bersama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep. (Instagram.com@kaesangp)

Presiden Joko Widodo Bersama Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep. (Instagram.com@kaesangp)

SAATINI.COM  – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep merespons isu ayahnya sekaligus Presiden RI ikut campur mendorong dirinya maju dalam Pilkada 2024 di Jakarta.

Sebelumnya, Presiden Jokowi disebut telah menyodorkan nama Kaesang yang merupakan Ketua Umum PSI kepada partai-partai politik untuk diusung dalam Pilkada Jakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Habsyi.

Kaesang diisukan ingin dipasangkan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Jangan bawa-bawa Presiden lah, yang Ketua Umum kan saya,” kata Kaesang dalam keterangan di Jakarta, Jumat (28/6/2024)

Menurut Kaesang, pihak yang berhak memutuskan siapa yang akan maju mewakili PSI dalam Pilkada adalah dirinya selaku ketua umum.

PKS Mungkin Hendak Menutup Koalisi dengan PSI

Beberapa hal pun akan menjadi pertimbangan Kaesang dalam menentukan siapa sosok yang akan maju di Pilkada DKI.

Salah satunya yakni banyaknya pihak yang datang ke PSI untuk meminta dukungan partai berlambang mawar merah itu.

“PSI kan punya kursi di Jakarta, lumayan ada 8 kursi. Banyak juga partai yang menyodor-nyodorkan jagoannya agar didukung PSI.”

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Pernyataan Sekjen PKS mungkin hendak menutup pintu koalisi dengan PSI, ya nggak apa-apa juga,” kata dia.

Terlepas dari itu, dia berharap pihak yang menyebar isu tersebut tidak mencederai momentum Pilkada 2024 ini dengan berita hoaks yang menyesatkan masyarakat.

“Terlebih lagi akan merugikan pihak yang suka menyebar berita bohong seperti itu. Masyarakat kita sudah cerdas.” kata Kaesang.

PSI Sebut Ada Kejutan Pilkada Jakarta pada Bulan Agustus 2024

Diketahui bahwa Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta menyebutkan akan ada kejutan pada bulan Agustus 2024 terkait dengan nama bakal calon gubernur dalam Pilkada Jakarta.

“Calon tentu saja masih sangat dinamis, seperti yang disampaikan Ketum Mas Kaesang di banyak pertemuan, yaitu tunggu kejutannya pada bulan Agustus.”

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPW PSI DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina dalam kunjungan ke Gedung Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Jakarta, Selasa (25/6/2024).

Elva menjelaskan bahwa pihaknya masih menjaring pihak potensial untuk bisa menyelesaikan masalah Jakarta.

Seperti isu kemacetan, darurat sampah di Jakarta, dan masalah kesejahteraan masyarakat, khususnya masalah bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Infokumkm.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiidn.com dan Seleb.news

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Langkah Kejagung Selidiki Korupsi Tanah Rp300 T Diapresiasi
KPK Usut Kuota Haji, Larang Eks Menag Gus Yaqut Tinggalkan Indonesia
KPK: RUU KUHAP Lemahkan Penyadapan dan Penyitaan Kasus Korupsi
Sohibul Iman Pimpin Majelis Syuro PKS, Al Muzammil Yusuf Resmi Menjabat Presiden Partai Keadilan Sejahtera
Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum, Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd
Belum Genap Setahun Menjabat Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan, Ini Alasannya
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Silaturahmi Idul Fitri, Akhirnya Prabowo Subianto Bertemu dengan Megawati Soekarno Putri 2,5 Jam

Berita Terkait

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:58 WIB

Langkah Kejagung Selidiki Korupsi Tanah Rp300 T Diapresiasi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:14 WIB

KPK Usut Kuota Haji, Larang Eks Menag Gus Yaqut Tinggalkan Indonesia

Jumat, 18 Juli 2025 - 06:39 WIB

KPK: RUU KUHAP Lemahkan Penyadapan dan Penyitaan Kasus Korupsi

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:27 WIB

Sohibul Iman Pimpin Majelis Syuro PKS, Al Muzammil Yusuf Resmi Menjabat Presiden Partai Keadilan Sejahtera

Sabtu, 17 Mei 2025 - 06:53 WIB

Di Tengah Pusaran Hoaks dan Gugatan Hukum, Secarik Ijazah Menjadi Medan Politik yang Absurd

Berita Terbaru