Kemenhub Sebut Tuntutan Ranah Kominfo, Minta Aplikator Serap Aspirasi yang Disuarakan Ojek Online dan Kurir

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 29 Agustus 2024 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Demo. (Dok. Hello.id/Rifai Azhari)

Ilustrasi Demo. (Dok. Hello.id/Rifai Azhari)

SAATINI.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menanggapi komunitas ojek online (ojol) dan kurir se-Jabodetabek yang menggelar aksi unjuk rasa pada hari ini, Kamis (29/9/2024).

Pihak Kemenhub juga telah mencermati poin tuntutan para ojol dan kurir.

Kemenhub menilai tuntutan yang diajukan masuk ke ranah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan hal tetrebut dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (28/8/2024).

“Kami telah menerima informasi terkait hal ini. Setelah kami cermati, tuntutan para pengemudi ini.”

“Terkait dengan tarif antaran barang, hal ini merupakan ranah dari Kominfo,” ungkap Adita.

Kendati begitu, Kemenhub meminta agar para aplikator menyerap aspirasi yang disuarakan ojol dan kurir.

Adita juga mengimbau agar aplikator tetap memastikan layanan tetap berjalan selama demonstrasi.

“Kami telah meminta aplikator untuk memperhatikan aspirasi para mitra pengemudi ini dan memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Sebagai informasi, komunitas ojol dan kurir se-Jabodetabek bakal menggelar demo hari ini.

Mereka akan menyampaikan beberapa tuntutannya kepada perusahaan maupun pemerintah.

Rencananya, massa ojol dan kurir menamakan diri Asosiasi Pengemudi Transportasi Daring Roda Dua Nasional Garda Indonesia.

Mereka akan menggelar demo di Istana Merdeka dan kantor ojol. Aksi ini rencananya diikuti 500-1.000 orang.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Ekbisindonesia.com dan Infokumkm.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Haiidn.com dan Seleb.news

Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News.

Berita Terkait

Garuda Pelita Menguji Langit Merger BUMN
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Lonjakan 81 Persen Transaksi Digital Uji Sistem BSI Mobile
Skema Serap Gula Petani Rp1,5 Triliun, ID FOOD Jadi Kunci Penyerapan
Subsidi LPG 3 Kg Dibatasi: Hanya untuk Penerima Bansos dengan NIK
Galeri Foto Pers Jadi Strategi Komunikasi Visual Perusahaan Modern
Di Balik Kenaikan PBB-P2 Ribuan Persen dan Alternatif Solusi Untuk PAD Daerah
Jaminan Publikasi Media: Manfaat dan Tantangan Press Release Berbayar Modern

Berita Terkait

Rabu, 17 September 2025 - 11:51 WIB

Garuda Pelita Menguji Langit Merger BUMN

Senin, 15 September 2025 - 06:33 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Rabu, 3 September 2025 - 14:31 WIB

Lonjakan 81 Persen Transaksi Digital Uji Sistem BSI Mobile

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:33 WIB

Skema Serap Gula Petani Rp1,5 Triliun, ID FOOD Jadi Kunci Penyerapan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 11:28 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Dibatasi: Hanya untuk Penerima Bansos dengan NIK

Berita Terbaru