Jakarta Hitung Kerugian Transportasi Publik Usai Aksi Perusakan

Dari halte TransJakarta terbakar hingga kerugian MRT miliaran rupiah, Jakarta menegaskan layanan tetap berjalan dan stok pangan tetap aman bagi warganya.

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 1 September 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramono Anung di Balai Kota Jakarta menjabarkan rincian kerugian transportasi. (Instagram.com @pramonoanungw)

Pramono Anung di Balai Kota Jakarta menjabarkan rincian kerugian transportasi. (Instagram.com @pramonoanungw)

LANGIT Jakarta memang sudah kembali biru, namun bayang-bayang asap yang sempat membubung dari halte TransJakarta masih menyisakan jejak kelam di memori warganya.

Jalanan yang sehari-hari menjadi nadi pergerakan ibu kota berubah wajah: kaca pecah berserakan, dinding hangus terbakar, pintu gerbang transportasi publik hancur tak berdaya.

Di balik kerumunan yang sudah bubar, pemerintah kini tengah menghitung biaya untuk merapikan luka.

Angka Kerugian Transportasi Publik Membengkak Setelah Perusakan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berdiri di Balai Kota pada Senin, 1 September 2025, dengan tumpukan data kerugian di tangannya.

Suaranya tenang, meski angka-angka yang ia paparkan terasa mencengangkan. “MRT Jakarta kerusakan infrastruktur untuk MRT sebesar Rp3,3 miliar, TransJakarta kurang lebih Rp41,6 miliar,” ucapnya.

Kerusakan itu meliputi 22 halte TransJakarta, baik BRT maupun non-BRT, dengan enam di antaranya habis dibakar dan dijarah.

Satu pintu tol pun tak luput dari dampak. Seolah jaringan transportasi yang dibangun bertahun-tahun harus menanggung cobaan sekejap mata.

Pramono menyebutkan, kerugian tak hanya berhenti pada halte. Infrastruktur lain seperti CCTV ikut jadi korban.

“Kerusakan CCTV dan infrastruktur lainnya, Rp5,5 miliar,” katanya. Meski demikian, ia menambahkan bahwa total kerugian yang resmi masih berada pada angka tersebut.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Biaya Subsidi Gratis MRT dan TransJakarta Menguras Anggaran

Kerusakan fisik ternyata bukan satu-satunya pos yang menguras keuangan daerah.

Pramono mengungkap, demi memastikan roda pergerakan warga tetap berjalan, pemerintah harus mengeluarkan subsidi besar untuk transportasi.

“Dana yang harus dikeluarkan untuk subsidi gratis MRT dan TransJakarta sampai tanggal 8 September 2025 adalah sebesar Rp18 miliar,” ujarnya.

Angka itu meluncur seperti beban ganda: selain membiayai perbaikan, pemerintah juga menanggung ongkos operasional agar warga tak terjebak dalam krisis mobilitas.

Namun, meski ada luka, roda transportasi tidak sepenuhnya terhenti. Akses untuk rute 14 koridor TransJakarta tetap beroperasi.

Meski Pramono mengakui ada sedikit hambatan yang sejauh ini bisa diatasi. Kota tetap berdenyut, meski nadinya tak selancar biasanya.

Stabilitas Pangan Dibela dari Isu Dan Rumor Tak Berdasar

Di tengah kabar kerusakan fasilitas publik, Jakarta juga diterpa isu lain yang tak kalah mengkhawatirkan: rumor soal ancaman krisis pangan.

Kabar itu beredar cepat, menciptakan kegelisahan warga yang sudah penat oleh gangguan transportasi.

Pramono memilih untuk menepis kabar itu secara terang. “Saya juga ingin menyampaikan, kemarin sempat beredar rumor bahwa pangan akan menjadi masalah.”

“Di Jakarta, pangan cukup bahkan sampai dengan Oktober akhir, kalau tidak ada sesuatu akan sangat mencukupi,” ujarnya.

Penegasan itu bukan sekadar pernyataan, melainkan juga bentuk perlawanan terhadap hoaks yang seringkali lebih cepat menyebar ketimbang data resmi.

Pemerintah ingin memastikan bahwa stabilitas dasar kehidupan warga, yakni kebutuhan pangan, tetap terjamin meski kota tengah berupaya bangkit dari kerusakan.

Jakarta Bangkit di Tengah Luka, Pemerintah Hitung Biaya Sosial

Kerugian akibat aksi perusakan, penjarahan, dan pembakaran kali ini jelas bukan sekadar soal angka dalam laporan keuangan pemerintah.

Ada biaya sosial yang lebih dalam: warga yang terhambat mobilitasnya, rasa aman yang terguncang, dan ruang publik yang rusak kepercayaannya.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Meski kerusakan material bisa diperbaiki dengan dana miliaran rupiah, ada pertanyaan lebih besar yang bergema di balik tembok Balai Kota: bagaimana memastikan ruang publik tetap terlindungi dari kekerasan serupa di masa depan?

Jakarta, kota yang selalu bergerak, kini dipaksa berhenti sejenak untuk berkaca.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Transportasi publiknya, yang selama ini menjadi wajah modernisasi, mendadak tampil ringkih di hadapan amarah kolektif.

Namun, sebagaimana ditegaskan Pramono, denyut kota tak boleh berhenti. Infrastruktur bisa diperbaiki, rumor bisa diluruskan, dan roda kehidupan harus tetap berputar.****

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri Muda di Ciputat, Polisi Temukan Motif Cemburu Mematikan
Dituding Terima Uang Rp400 Juta, Begini Tanggapan Kapolres Metro Jaksel Kombes Polisi Ade Rahmat Idnal
Pria di Cirendeu Bunuh Diri Usai Membunuh Istri dan Anaknya Akibat Terjerat Pinjaman Online dan Judi Online
3 Orang Tewas dalam Satu Keluaga di dalam Rumahnya di Ciputat Timur, Tangsel, Polisi Dalami Penyebabnya
2 Wanita Pengedarkan Obat Penggugur Kandungan Ilegal Ditangkap Polisi, Gunakan Resep Palsu
Polisi Ungkap Hasil Tes Urine, Usai Periksa Remaja Pelaku Pembunuhan Ayah dan Neneknya di Jaksel
Perkuat Kompetensi Halal Internasional, 60 Orang dari 5 Lembaga Luar Negeri Terima Sertifikat BNSP
Lewat Media Sosial Facebook, Seorang Ayah Jual Anak Kandung Berusia 11 Bulan dengan Harga Rp15 Juta

Berita Terkait

Senin, 1 September 2025 - 15:15 WIB

Jakarta Hitung Kerugian Transportasi Publik Usai Aksi Perusakan

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:14 WIB

Suami Bunuh Istri Muda di Ciputat, Polisi Temukan Motif Cemburu Mematikan

Senin, 3 Februari 2025 - 13:45 WIB

Dituding Terima Uang Rp400 Juta, Begini Tanggapan Kapolres Metro Jaksel Kombes Polisi Ade Rahmat Idnal

Kamis, 9 Januari 2025 - 11:33 WIB

Pria di Cirendeu Bunuh Diri Usai Membunuh Istri dan Anaknya Akibat Terjerat Pinjaman Online dan Judi Online

Selasa, 17 Desember 2024 - 08:17 WIB

3 Orang Tewas dalam Satu Keluaga di dalam Rumahnya di Ciputat Timur, Tangsel, Polisi Dalami Penyebabnya

Berita Terbaru